Contoh Teks Editorial

Contoh Teks Editorial – Teks jenis editorial merupakan tulisan yang berisi pendapat seseorang terhadap suatu masalah. Jenis tulisan ini sering ditemukan di surat kabar sebagai bentuk respon terhadap suatu peristiwa yang aktual dan banyak diperbincangkan oleh masyarakat. Anda bisa membuat contoh teks editorial dengan mengikuti panduan kepenulisannya.

Topik yang diangkat oleh teks editorial cukup beragam, mulai dari budaya, politik, sosial, dan masih banyak lagi. Penulis yang hendak menuliskan editorial pada surat kabar umumnya memiliki bidang dan spesialisasi khusus, sehingga hasil tulisan yang dihasilkan cukup akurat. Tulisan editorial bisa Anda temukan di semua jenis koran dan seringkali diterbitkan secara berkala.

Opini yang dituliskan oleh penulis editorial biasanya dianggap sebagai pandangan resmi dari media tempat tulisan tersebut dituliskan. Sehingga pihak media tidak sembarangan menerima tulisan editorial. Jenis tulisan ini juga harus di dukung dengan fakta yang resmi, update, serta memiliki argumentasi yang jelas dan logis.

Tujuan dari penulisan teks editorial adalah memberikan argumen ataupun interpretasi kepada pembaca dengan konsep sedemikian rupa. Anda yang ingin belajar menulis teks editorial, berikut merupakan beberapa contoh teks editorial yang bisa Anda jadikan acuan. Dengan begitu, kesalahan dalam penulisan dapat diminimalisir.

Ciri Teks Editorial

contoh teks editorial dan cirinya

Untuk membedakan antara teks editorial dengan teks lainnya, terdapat beberapa ciri yang bisa Anda gunakan. Ciri teks editorial akan membantu Anda untuk menuliskan tulisan tersebut, karena tanpanya, Anda tidak akan menghasilkan tulisan yang dapat disebut sebagai tulisan editorial.

  1. Topik yang hendak diangkat untuk menulis teks editorial haruslah topik yang banyak diperbincangkan oleh masyarakat luas. Lebih baik merupakan topik yang aktual, terbaru, dan faktual.
  2. Sistem penulisan teks editorial haruslah logis dan sistematis. Anda bisa membuat kerangka terlebih dahulu agar tulisan yang Anda hasilkan dapat dibaca dengan nyaman.
  3. Dalam contoh teks editorial yang terdapat di surat kabar, umumnya ia memiliki argumentasi dan opini yang kuat. Ini tentunya harus di dukung dengan pengetahuan dan data yang mumpuni.
  4. Bahasan yang dihasilkan menarik untuk dibaca, sebab memiliki jenis bahasa yang ringan, tegas, namun tetap padat dan mudah untuk dipahami oleh pembaca.
  5. Terlebih dahulu menuliskan pendapat publik, sebelum menuliskan pendapat pribadi penulis. Akan lebih baik jika dipaparkan dengan kalimat aktif, sehingga memberikan argumentasi yang kuat.
  6. Ditulis menggunakan bahasa yang formal, Anda bisa memperhatikannya dalam setiap contoh teks editorial yang ada di koran. Sebab bahasa formal akan lebih mudah diaplikasikan untuk memaparkan fakta lapangan.
  7. Menggunakan kalimat konjungsi, kata benda dan sifat, serta menggunakan adverbia yang sesuai dengan penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Struktur Teks Editorial

contoh teks editorial dan strukturnya

Apabila Anda hendak menulis teks editorial, Anda tidak bisa melakukannya sembarangan. Terdapat struktur kepenulisan yang harus Anda ikuti, dengan begitu tulisan yang Anda buat memang layak untuk dibaca dan memiliki muatan yang tajam dengan opini yang kuat. Berikut merupakan struktur kepenulisan teks editorial yang harus Anda perhatikan, yakni:

  1. Penyataan, atau lebih sering disebut sebagai tesis. Di dalam struktur pertama ini penulis akan memberikan sudut pandangnya untuk menganalisa topik yang ia angkat. Penggunaan teori dan referensi umumnya digunakan pada bagian ini untuk memperkuat referensi.
  2. Argumentasi, merupakan alasan atau bukti yang akan Anda temukan dalam contoh teks editorial. Penggunaan bukti tersebut diharapkan agar ia dapat membuat tesis yang dituliskan menjadi lebih kuat. Argumentasi dapat berupa data, pernyataan ahli, hasil penelitian yang dilakukan penulis, maupun referensi dengan sumber yang terpercaya.
  3. Penegasan ulang atau pernyataan ulang, dalam teknis kepenulisan ia disebut sebagai reiteration. Di dalamnya terdapat argumentasi yang telah dilengkapi dengan fakta pendukung, sehingga memperkuat tulisan editorial. Kalimat penegasan ulang umumnya ditemukan di bagian akhir tulisan.

Jenis Teks Editorial

contoh teks editorial dan jenisnya

Jika Anda hendak menuliskan teks editorial, maka pemilihan topik merupakan hal yang penting. Menentukan topik yang dipilih sama dengan menentukan jenis tulisan editorial yang hendak Anda buat. Agar tidak membuat Anda bingung, berikut merupakan beberapa jenis contoh teks editorial yang banyak ditemui di surat kabar Indonesia.

  1. Editorial interpretaive

Jenis editorial ini memiliki tujuan untuk menjelaskan isu yang sedang ramai diperbincangkan oleh masyarakat. Untuk menemukan contoh teks editorial dengan tipe yang satu ini, Anda bisa membaca surat kabar nasional dengan nama yang besar.

  1. Editorial contoversial

Selanjutnya adalah jenis editorial kontroversial, dimana ia dibuat untuk meyakinkan pembaca terhadap suatu isu, baik secara positif maupun negatif. Namun untuk jenis kontroversial, bentuk tulisan yang dihasilkan biasanya berupa bentuk kontra, sehingga memberikan gambaran yang negatif terkait dengan isu yang sedang ramai dibahas.

  1. Editoral explanatory

Jenis terakhir adalah penulisan editorial adalah jenis eksplanasi atau memberikan keterangan kepada pembaca. Isu yang diangkat tidak akan diberikan impresi yang kuat, namun lebih diserahkan kepada pembaca bagaimana isu atau topik tersebut ditanggapi. Isi dari teks editorial ini biasanya menyajikan data yang seimbang sehingga masyarakat tertarik untuk menyelami isu tersebut.

Secara umum, teks jenis ini digunakan untuk memberikan latar belakang terkait dengan berita atau topik yang diangkat oleh suatu media. Sehingga memberikan gambaran kepada masyarakat terkait topik tersebut sekaligus memberikan analisis kondisi untuk mempersiapkan masyarakat terhadap berbagai kondisi. Anda bisa melihat secara detail tujuan tersebut dengan membaca contoh teks editorial berikut ini.

Contoh Teks Editorial Berbagai Tema

Untuk memudahkan Anda membuat dan memahami teks editorial, berikut merupakan contoh teks editorial yang bisa Anda jadikan acuan. Dengan mengikuti contoh dan struktur kepenulisan dari teks editorial tersebut, Anda dapat membuat tulisan yang sesuai dengan keinginan media.

Contoh Teks Editorial Tentang Lingkungan

contoh teks editorial lingkungan

Tesis

Lingkungan adalah suatu yang berada di sekitar mahluk hidup. Lingkungan merupakan tempat tinggal bagi seluruh mahluk hidup. Melestarikan lingkungan merupakan kebutuhan yang bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, melainkan juga tanggung jawab kita semua.

Setiap orang harus berusaha untuk menyelamatkan lingkungan yang ada di sekitar nya.Misalnya, di lingkungan sekolah, selurih warga sekolah harus menjaga kelestarian lingkungan agar dapat beraktifitas dengan nyaman. Salah satu dari menjaga kelestarian lingkungan sekolah adalah dengan menjaga kebersihannya.

Argumentasi

Menjaga kebersihan lingkungan sanagatlah berguna karena dengan lingkungan yang bersih terciptanya kehidupan yang aman, sejuk, dan sehat.Dengan menjaga kebersihan di lingkungan sekolah, lingkungan yang bersih dapat mendorong semangat belajar siswa-siswi, kebersihan lingkungan juga dapat menjadi keunggulan sekolah.

Untuk tercapainya lingkungan yang bersih dan nyaman untuk belajar, maka dari itu di perlukan langakah-langkah untuk menjaga lingkungan sekolah, seperti : membuat tata tertib kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah, membuat daftar piket kebersihan kelas serta kebersihan lingkungan sekolah.

Selain itu perlu di lakukan kegiatan sekolah berbudaya lingkungan seperti apotek hidup si sekolah, melakukan kegiatan penghematan energi, melakukan kegiatan pemilihan sampah, dan mengadakan karya wisata atau studi banding salam rangka pemeliharaan dan peningkatan kebersihan lingkungan sekolah.

Penegasan ulang

Dengan kegiatan-kegiatan menjaga lingkungan sekolah diharapkan mampu menyadarkan siswa-siswi untuk menjaga kebersihan di lingkungan sekolah. Secara keseluruhan, kebersihan sekolah adalah tanggung jawab bersama dari setiap warga sekolah.

Selain guru dan siswa-siswi, pemeliharaan dan perwujudan lingkungan sekolah yang bersih, sehat dan asri yang tidak lepas dari peran orang tua. Akhirnya, diharapak akan lahir siswa-siswi yang cerdas, bermutu, berwawasan lingkungan, dan mampu menerapkan sikap cinta dan peduli lingkungan baik di sekolah maupun masyarakat.


Contoh Teks Editorial Mengenai Kesehatan

Tesis

  Contoh Teks Deskripsi

Anda yang memiliki minat mengenai dunia medis dan kesehatan, dapat menuliskan teks editorial dengan tema serupa. Berikut merupakan contoh teks editorial yang mengangkat tema medis dan instansi kesehatan nasional.

Argumentasi

“Pada tahun 2019, terdapat 269 pengaduan mengenai kurangnya fasilitas dan layanan kesehatan di berbagai rumah sakit, baik nasional maupun swasta di Indonesia. Jumlah tersebut hanya berupa puncak gunung es, yakni yang diterima dan dilaporkan kepada Kementrian Kesehatan. Tentunya terdapat jumlah yang lebih besar di daerah yang belum mendapatkan akses medis yang baik.

Banyak faktor yang menyebabkan pelayanan dan mutu kesehatan di Indonesia memiliki kualitas yang rendah, salah satunya adalah tidak puasnya pasien terhadap pelayanan yang diberikan oleh dokter maupun perawat. Banyak dokter yang dirasa belum memiliki pengetahuan yang mumpuni terkait dengan obat dan penyakit, sehingga membingungkan pasien karena memberikan obat dan diagnosis yang tidak tepat.

Penegasan Ulang

Seharusnya pemerintah segera memperbaiki kualitas layanan kesehatan di berbagai daerah, tidak hanya di kota besar saja. Peningkatan dan pembaruan tersebut akan lebih baik jika dilakukan secara berkala, serta ditujukan untuk seluruh dokter yang ada di Indonesia. Dengan begitu, pelayanan kesehatan yang akan diberikan oleh dokter akan meningkatkan kepuasan pasien setiap tahunnya.”

baca juga: Contoh Teks Berita


Contoh Teks Editorial Kemiskinan

contoh teks editorial kemiskinan

Tesis

Apabila Anda tertarik dengan permasalahan sosial, maka menuliskan kemiskinan dan ketimpangan kelas sosial bisa menjadi topik yang menarik untuk diangkat. Pasalnya setiap tahun, banyak contoh teks editorial yang masih menggunakan tema tersebut. Data yang hendak digunakan juga lebih mudah di dapatkan dan selalu relevan karena diperbarui.

Argumentasi

“Indonesia masih bergelut dengan masalah kemiskinan setiap tahunnya. Kemiskinan sudah ada di Indonesia sejak masa penjajahan Belanda dan belum tuntas hingga sekarang. Masalahnya ketimpangan sosial yang ada di Indonesia karena kemiskinan cukup tajam dan perlu diperbaiki untuk membuat perekenomian Indonesia semakin maju.

Ketimpangan dan kemiskinan tidak hanya membuat masyarakat terbagi dalam kotak label kaya dan miskin, namun juga menghilangkan banyak kesempatan untuk berkembang bagi mereka yang tidak memiliki cukup biaya. Misalnya pendidikan, karena kemiskinan banyak orang tua yang lebih menganjurkan anaknya untuk bekerja di usia dini dibandingkan mengenyam bangku pendidikan sebagai bekal di masa depan.

Penegasan Ulang

Setiap tahunnya, kemiskinan masih berlarut-larut walaupun pergantian presiden dilakukan secara berkala. Pemerintah seharusnya juga memikirkan bagaimana langkah yang tepat untuk mengatasi ketimpangan sosial di Indonesia. Tidak hanya dengan memasukkan investor asing saja, namun juga memberikan dukungan kepada masyarakat yang membuka usaha kelas menengah.

Menciptakan lapangan pekerjaan baru juga menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pemerintah Indonesia. Mengurangi tenaga kerja asing dan memberdayakan sumber daya manusia lokal bisa menjadi salah satu pilihan untuk mengurangi angka kemiskinan yang ada di Indonesia.”


Contoh Teks Editorial Masalah HAM

contoh teks editorial hak asasi

Hak Asasi Manusia masih menjadi topik yang hangat untuk diperbincangkan tiap tahunnya. Contoh teks editorial yang mengangkat tema ini tidak hanya bisa Anda temukan di koran, namun juga berbagai media daring yang memiliki concern dengan tema yang sama. Berikut adalah contoh teks dengan tema HAM untuk penulisan editorial.

“Pelanggaran Hak Asasi Manusia atau HAM tidak hanya banyak ditemukan di Indonesia, namun juga di berbagai mancanegara. Perbuatan yang dilakukan secara sengaja untuk mencabut hak asasi yang dimiliki oleh manusia lain ini masih belum mendapatkan penegakan hukum yang adil. Jika tidak segera ditindak lanjuti, kemungkinan besar pelanggaran HAM terjadi setiap tahun juga semakin besar.

Di Indonesia pelanggaran HAM juga masih menjadi isu yang sulit untuk diselesaikan. Banyak kasus pelanggaran dan pencabutan HAM yang tidak kunjung selesai karena mendapatkan banyak halangan dari berbagai pihak. Jika tidak segera diselesaikan, dikhawatirkan pelanggaran tersebut akan terulang kembali di masa yang akan datang.

Dasar hukum penegakan HAM bisa ditemukan dalam Undang-Undang 1945, TAP MPR, hingga UU peraturan daerah dan Keputusan Presiden. Bahkan setiap tanggal 10 Desember di seluruh dunia merayakan hari kebebasan HAM. Ini tentu menjadi motivasi bagi penegak HAM di pengadilan untuk terus berjuang dan menyelesaikan berbagai kasus pelanggaran HAM yang pernah terjadi di Indonesia.”

baca juga: Contoh Teks Diskusi


Contoh Teks Editorial Mengenai Kualitas Pendidikan

contoh teks editorial pendidikan

Topik mengenai dunia pendidikan juga menjadi salah satu contoh teks editorial yang banyak diangkat. Sebab di Indonesia kualitas pendidikan belum sebaik negara lainnya, bahkan tidak semua wilayah Indonesia terjangkau pendidikan yang layak. Untuk itulah, topik mengenai pendidikan dan kualitasnya menjadi topik yang cukup banyak dibahas di tulisan editorial.

“Pendidikan menjadi hal yang penting untuk meraih masa depan yang lebih baik, apalagi dengan kemajuan dan perkembangan zaman yang semakin cepat. Pendidikan yang maju dan berkualitas akan membuat sebuah negara menjadi makin berkembang ke arah yang lebih baik. Akan tetapi, walaupun kita berharap demikian, namun Indonesia masih memiliki kualitas pendidikan yang rendah.

Hal tersebut terlihat dengan belum meratanya fasilitas dan akses buku pelajaran ke seluruh wilayah Indonesia. Di kota besar seperti Surabaya, Jakarta, maupun Yogyakarta cukup mudah menemukan sekolah dengan kurikulum internasional dengan buku pelajaran dan peralatan penunjang yang lengkap, berbeda di daerah pedalaman, Indonesia bagian timur, dan daerah pesisir.

Hal tersebut bisa diperbaiki dengan dengan memberikan fasilitas yang baik dan layak kepada pengajar maupun murid. Mendukung setiap murid untuk belajar sesuai dengan minat yang disukainya juga menjadi salah satu strategi yang dapat digunakan. Dengan begitu, murid maupun siswa mampu melek dengan perkembangan teknologi dan turut mengambil bagian di dalamnya.

Jangan melupakan peran guru sebagai mediator dan jembatan murid untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. Walaupun internet makin mudah untuk diakses, bukan berarti peran guru menjadi lebih kecil. Peningkatan kualitas pengajar di Indonesia telah dibuktikan mampu membawa perkembangan murid menjadi lebih baik.”


Contoh Teks Editorial Perkembangan Teknologi

contoh teks editorial teknologi

Tesis

  Contoh Teks Autobiografi

Setiap tahun ada saja berbagai penemuan baru yang berhasil di dapatkan oleh manusia. Hal tersebut bisa menjadi salah satu tanda bahwa teknologi telah membantu manusia untuk mempermudah hidup. Ini bisa Anda jadikan topik dalam penulisan teks editoral, berikut merupakan contoh teks editorial yang dapat Anda jadikan acuan.

Argumentasi

“Dibandingkan negara maju dan negara di Asia Tenggara lainnya, perkembangan teknologi di Indonesia masih cukup rendah. Hal tersebut sebenarnya bisa diatasi apabila pemerintah lebih peduli dengan perkembangan pendidikan di Indonesia, dan mau menginvestasikan lebih banyak dana untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Sehingga siswa lebih terbuka dalam perkembangan IPTEK dan turut mengambil bagian untuk mengembangkannya.

Penggunaan teknologi dalam bidang pendidikan yang menjadi dobrakan di satu dasawarsa terakhir adalah penggunaan komputer untuk ujian nasional. Walaupun lebih lambat dibandingkan dengan negara lain terkait dengan pelaksanaan ujian secara daring, namun langkah tersebut mendapatkan sambutan yang baik dari berbagai pihak, terutama pecinta lingkungan yang merasa ujian dapat mengurangi penggunaan kertas.

Sistem ujian tersebut juga membuat siswa lebih mudah untuk mengerjakan soal dan tidak menyisakan sampah kertas dengan jumlah yang besar. Namun bukan berarti sistem tersebut tidak memiliki celah, server yang minim dan peralatan yang masih sederhana membuat proses pengerjaan soal sulit dilakukan oleh siswa, apalagi untuk wilayah yang belum mendapatkan jangkauan internet dengan baik.

Penegasan Ulang

Pembelajaran mengenai penggunaan teknologi berupa perangkat komputer sebaiknya juga dimasukkan kembali dalam kurikulum sekolah, sebab dapat membantu siswa untuk melek teknologi dan tidak gagap internet. Sehingga proses pengerjaan soal dan penggunaan peralatan komputer ketika ujian berlangsung dapat dilakukan sebagaimana mestinya.”

baca juga: Contoh Teks Biografi


Contoh Teks Editorial Tentang Bencana Alam

contoh teks editorial bencana alam

Hajatan demokrasi pilpres dengan berbagai dinamikanya cukup menguras energi dan psikologi masyarakat Indonesia. Itu adalah proses agar bangsa ini siap dan tanggap dengan segala kondisi. Termasuk menghadapi, menanggulangi bencana alam yang terus mengguncang bumi kita, yang seolah-olah memberi kode agar bangsa ini terus memperbaiki diri, semangat bergotong royong, dan betul-betul mengejawentahkan bhinika tunggal ika di setiap kondisi bangsa ini.

Diinfokan dari humas BNPB, Gunung Soputan di Minahasa Tenggara Provinsi Sulawesi Utara meletus pada 3/10/2018 pukul 08.47 WITA. Tinggi kolom abu vulkanik 4.000 meter mengarahnke barat-barat laut. PVMBG mencatat amplitudo maksimum 39 mm dan durasi sekitar 6 menit. Belum ada perlu pengungsian.

Berikut update Gunung Soputan per Kamis (4/10). Gunung Soputan terus meletus keluarkan lava pijar dan abu vulkanik. Status Siaga (level 3). Masyarakat dilarang beraktivitas di dalam radius 4 km dan di dalam area perluasan sektoral ke arah Barat-Baratdaya 6,5 km dari puncak untuk menghindari guguran lava maupun awan panas.

Sejak pagi hingga malam Gunung Soputan meletus keluarkan abu vulkanik setinggi 4.000-6.000 meter. Guguran lava dan awan panas mengarah ke barat-baratdaya. Status Siaga. Dilarang beraktivitas di dalam radius 4 km dan perluasan ke arah Barat-Baratdaya sejauh 6,5 km.

Guguran lava pijar menuruni lereng Gunung Soputan di Sulawesi Utara pads 3/10/2018 pukul 23.25 WITA. Status Siaga (level 3). Tidak ada korban jiwa dan masyarakat belum perlu mengungsi. Tetap tenang. Ikuti semua rekomendasi PVMBG.

Humas BNPB juga menginformasikan tentang aktivitas Gunung Anak Krakatau hampir setiap hari meletus. Pada 2/10/2018 terjadi 156 kali letusan yang melontarkan abu, pasir dan lava pijar. Status Waspada. Kondisinya aman jika berada di luar radius 2 km dari kawah. Menarik untuk wisata melihat fenomena gunung meletus di tempat aman.

Mengenai update gempa bumi dan tsunami di Palu per 2 Oktober. Sebanyak 211 jenasah korban bencana ditangani di RS Undata Kota Palu. Sebagian korban sudah dimakamkan massal di TPU Paboya dan diambil keluarga. Korban diidentifikasi sebelum dimakamkan. Pemerintah sudah menyiapkan 15 truk dan kantong mayat untuk pemakaman massal bagi korban.

Sebagian pengungsi di perbukitan sudah turun dan bergabung di titik pengungsian di Palu. Tercatat 61.867 jiwa mengungsi di 109 titik. Belum semua kebutuhan dasar bagi pengungsi terpenuhi. Bantuan logistik, BBM, tenda, kesehatan dan lain-lain terus berdatangan. Penanganan masih dilakukan.

Pendataan dan penanganan pengungsi akibat gempa di Sulawesi Tengah terus dilakukan. Kebutuhan mendesak: permakanan, tenda, air bersih, MCK, layanan kesehatan, BBM, selimut, sandang, trauma healing, dan kebutuhan dasar lainnya.

Untuk itu diharapkan semua WNI yang ada di Hong Kong mari bergandeng tangan membantu saudara-saudara kita di Sulawesi. Sejatinya derita mereka adalah derita kita semua, bangsa Indonesia. (Ida Royani)


Contoh Teks Editorial Tentang Olahraga

contoh teks editorial olahraga

Tesis

Kegagalan pemain kita dalam turnamen Indonesia Open Super Series baru-baru ini menegaskan bahwa kemerosotan prestasi belum teratasi. Ini untuk ketiga kalinya di kandang sendiri Indonesia tak kebagian gelar. Artinya, belum ada usaha Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) untuk mengembalikan pamor olahraga yang pernah menyumbangkan dua medali emas Olimpiade Barcelona pada 1992 itu.

Argumentasi

Bahkan, yang membuat kita masygul, PBSI sudah terlalu lama gagal mencari “obat” untuk mengatasi melorotnya prestasi ini. Performa pemain kita di All England, turnamen paling bergengsi di dunia, bisa menjadi bukti. Dalam 11 tahun terakhir di abad ke-21 ini, dalam turnamen yang setiap tahun memperebutkan lima gelar itu, Indonesia hanya merebut dua gelar ganda putra pada 2001 dan 2003.

Dalam kejuaraan beregu, Indonesia tak lebih baik. Tim Thomas Cup Indonesia terakhir kali juara sembilan tahun lalu. Tim Uber Cup Indonesia juga serupa. Susi Susanti dan kawan-kawan pada 1996 adalah tim yang terakhir kali merebut piala itu. Selebihnya tim putri Cina dan Korea yang merajalela di tingkat dunia.

PBSI belum mampu menutup “jurang” antara pemain angkatan Ardy Wiranata, Taufik Hidayat, atau Susi Susanti dan pemain di lapisan bawahnya. Celakanya, tak terlihat ada kreativitas di antara pengurus PBSI untuk mengatasi masalah ini. Sangat mungkin karena PBSI tidak ditangani oleh orang bulu tangkis. Memasang pejabat atau jenderal sebagai pemimpin induk olahraga dulu dianggap berguna untuk mendapatkan dana dan sponsor. Sekarang cara ini sudah tak relevan. Bulu tangkis mesti diurus dengan cara profesional oleh orang yang tidak hanya mengerti, tapi juga menjiwai bulu tangkis. Banyak perusahaan tertarik menjadi sponsor karena atlet kita masih diperhitungkan di pentas dunia. Investasi besar perusahaan seperti Djarum, dengan membangun gelanggang bulu tangkis modern atau menyelenggarakan turnamen internasional, adalah salah satu bukti. Sejumlah klub di berbagai daerah juga menggeliat bangun beberapa tahun terakhir ini.

  Contoh Teks Eksplanasi

Yang diperlukan PBSI adalah konsep yang ampuh untuk menyelamatkan bulu tangkis kita. Pekerjaan itu bisa dimulai dari dalam tubuh PBSI sendiri, misalnya membereskan kontrak pelatih. Bila pelatih asing dilayani dengan kontrak yang jelas, semestinya hal yang sama diberlakukan untuk pelatih lokal agar mereka tidak “berbondong-bondong” meninggalkan pelatnas.

Pemain kita, yang statusnya tak jelas, di antara “profesional dan amatir”, perlu dipikirkan masa depannya. Pemain Malaysia, Lee Chong Wei, ketika meraih medali perak Olimpiade 2008, umpamanya, mendapat hadiah Rp 850 juta. Sejak itu, setiap bulan selama seumur hidup, ia mendapat uang pensiun sekitar Rp 8,5 juta dari pemerintahnya. Taufik Hidayat mampu membangun Taufik Hidayat Arena, Candra Wijaya bisa mendirikan sekolah bulu tangkis internasional, tapi tak semua pemain nasional seberuntung dua pemain tersebut.

Bulu tangkis adalah satu dari sangat sedikit cabang di mana Indonesia masih bisa “bicara” di pentas dunia. Maka, mengurus cabang ini tak bisa dilakukan dengan cara “menyambi” atau sembari mengurus organisasi lain. Tanpa fokus dan keseriusan penuh, kita akan terus memanen kalah dan kalah.

Penegasan Ulang

Kegagalan pemain kita dalam turnamen Indonesia Open Super Series baru-baru ini menegaskan bahwa kemerosotan prestasi belum teratasi. Ini untuk ketiga kalinya di kandang sendiri Indonesia tak kebagian gelar. Artinya, belum ada usaha Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) untuk mengembalikan pamor olahraga yang pernah menyumbangkan dua medali emas Olimpiade Barcelona pada 1992 itu.


Contoh Teks Editorial Panjang Kenakalan Remaja

contoh teks editorial kenakalan remaja

TINGKAT kenakalan remaja sangat mengkhawatirkan, bahkan sudah sampai menyebabkan hilangnya nyawa orang lain. Ulah 3 anak baru gede (ABG) yang nekat membacok seorang pelajar SMPN 4 Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat hingga tewas pada Selasa (14/11/2017) merupakan satu dari contoh kasus terkini atas kondisi kenakalan remaja yang sudah di luar batas. Karena itu pemerintah dan seluruh stakeholder terkait harus memberikan perhatian khusus terhadap fenomena yang makin memprihatinkan di masyarakat tersebut.

Fenomena kenakalan remaja tak lagi bisa diatasi dengan cara yang biasa. Karena mereka sudah melakukan kejahatan di luar nalar seorang remaja. Misalnya ABG yang brutal di Cikarang Barat di atas membacok korbannya hanya karena ingin disebut pemberani di hadapan teman-temannya. Sebuah alasan yang cukup mengerikan bagi siapa pun yang mendengarnya. Mereka sepertinya tidak sadar hal yang dilakukannya ini sungguh perbuatan kejahatan yang sangat berat.

Karena itu masalah ini sudah seharusnya ditangani secara serius dan komprehensif. Jangan sampai fenomena kenakalan remaja di Cikarang Barat tersebut menjadi tren dan menular ke anak-anak lain di Indonesia. Karena tren menyakiti orang tanpa alasan yang jelas ini sebenarnya bukan pertama kali terjadi.

Sebelumnya di Yogyakarta kejadian serupa sempat menjadi fenomena yang sangat meresahkan masyarakat Kota Pelajar itu pada 2016 lalu. Mereka menyebutnya fenomena klitih. Pelaku yang membawa berbagai senjata tajam seperti celurit, pedang hingga pisau menyerang korban secara acak saat berjalan malam hari di tempat sepi. Polisi pun sudah menangkapi para pelaku klitih ini yang rata-rata anak remaja usia 13-18 tahun.

Yang tak kalah menyeramkan adalah peristiwa penyerangan warga di Kecamatan Baros dan Cibereum, Kota Sukabumi, oleh kelompok bermotor pada Kamis (16/11/2017) malam. Penyerangan itu ternyata diotaki seorang ABG yang berusia 16 tahun dan masih berstatus pelajar SMA.

Aksi pembacokan dan penyerangan tersebut merupakan contoh kenakalan remaja yang makin mengkhawatirkan di negara ini. Masih ada sejumlah bentuk kenakalan lain mulai tawuran, seks bebas, penyalahgunaan narkoba dan miras, prostitusi, aborsi hingga kebrutalan geng motor. Sejumlah kejadian kejahatan begal motor juga melibatkan para remaja.

Ada sejumlah faktor yang memicu kenakalan para remaja ini. Di antaranya, pertama, disfungsi keluarga, terutama kurangnya kasih sayang, pendidikan agama, moral, dan sosial dari orang tua kepada anak. Keluarga merupakan faktor utama pembentuk karakter anak. Jika orang tua tidak memberikan perhatian dan teladan yang baik, anak akan mencari jati diri ke luar rumah. Akibatnya mereka tak peduli apakah perbuatan yang dilakukannya baik atau buruk.

Kedua, sikap permisif masyarakat terhadap fenomena kenakalan remaja, termasuk lingkungan sekolah. Sikap acuh tak acuh masyarakat menciptakan tumbuh kembang remaja yang akhirnya kurang menghargai lingkungan tersebut. Pada gilirannya sistem komunikasi di masyarakat tidak berjalan dengan baik. Fenomena inilah yang kemudian memunculkan berbagai masalah, termasuk kenakalan remaja.

Ketiga, makin bebasnya tontonan yang bisa diakses secara mudah oleh remaja, terutama konten kekerasan dan pornografi. Tanpa adanya pengawasan dan pembatasan secara tegas, masuknya pengaruh asing yang tak terkontrol akan menghancurkan generasi muda. Masih banyak faktor lain yang ikut memicu munculnya kenakalan remaja mulai dari kemiskinan, kekerasan di lingkungan sekitar, kurangnya sosok keteladanan di tingkat nasional hingga kesenjangan sosial.

Menilik makin gawatnya persoalan ini, sudah saatnya semua pihak harus ikut memberikan perhatian khusus pada fenomena kenakalan remaja ini. Semua pihak mulai pemerintah, orang tua, guru-guru hingga pemangku kepentingan harus berpartisipasi untuk ikut menciptakan suasana kondusif bagi pendidikan anak dan remaja.

Pemerintah daerah misalnya bisa menciptakan kota layak atau ramah anak sehingga bisa ikut memerangi kasus kekerasan anak. Penegakan hukum tetap harus dilakukan secara tegas bagi setiap anak atau remaja yang melanggarnya. Hanya saja perlakuan hukum terhadap mereka harus sesuai dengan aturan yang berlaku yang tentu berbeda dengan pelaku dewasa.

Dengan keseriusan dan niat baik, bukan tidak mungkin kita bisa mengarahkan generasi penerus ini menjadi penopang kemajuan bangsa ke depan. Ingat, saat ini jumlah remaja cukup banyak, 25-30% dari total jumlah penduduk. Keberlangsungan bangsa ini sangat tergantung pada sepak terjang para remaja tersebut.

***

Itulah penjelasan singkat mengenai ciri, struktur, jenis, serta contoh teks editorial yang sering Anda temukan di surat kabar. Agar menulis teks editorial lebih mudah dilakukan, Anda bisa belajar menulis mulai dari sekarang dengan mengikuti contoh dan teknis penulisan yang bisa Anda dapatkan di internet.