Cerita Lucu

Cerita Lucu – Berikut ini adalah kumpulan cerita lucu terbaru yang disadur dari berbagai tempat yang bisa menjadi sumber bacaan ringan nan menghibur untuk menemani waktu senggang selama berselancar di dunia maya. Silahkan disimak!

Cerita Lucu Bikin Ngakak

Sekretaris Baru

Gue punya sekretaris baru, cantiik, kinyis-kinyis, maklumlah fresh graduated. Sebagai orang baru, dia cukup bisa diandalkan, semua tugas tugas dapat diselesaikan dengan baik, tanpa perlu petunjuk dan pengarahan.

Cuma satu yang sedikit mengesalkan [untung ketutup ama kinyis-kinyisnya], dia nggak pernah mau menjawab telpon. Akhirnya dengan sedikit nggak enak aku tegur, agar dia mau mengangkat telpon kalau telpon berdering.

Dengan polosnya dia jawab, “Boss, aku khan baru disini, semua keluarga, kenalan dan temen-temen belum ada yg tahu nomor telpon kantor ini. Jadi kalo ada telpon berdering, pasti bukan buat saya.”

Alat yang Hebat

Seorang laki-laki datang ke Institute of science merupakan tempat para peneliti memperagakan hasil penemuan mereka dan mendapatkan hak patent bagi penemuan tersebut. “Saya telah menemukan alat untuk membuat manusia bisa berbicara dengan manusia lain di tempat yang berjauhan.”

“Dan saya menamakan alat itu … TELEPON,” katanya. Para hadirin terkagum-kagum. Tak lama kemudian, datang lagi dua orang bersaudara. “Kami telah menemukan alat untuk membuat manusia bisa terbang seperti burung. Dan kami menamakan alat itu … PESAWAT TERBANG.”

Para hadirin semakin kagum. Tiba-tiba, datanglah seseorang dari Indonesia. “Saya telah menemukan alat untuk bisa membuat Manusia bisa berjalan menembus dinding, kaca dan besi,” katanya. Para hadirin Hebohh besar. “Dan Saya menamakan alat itu … PINTU.”

Takut Didenda

Seorang bapak yang sangat-sangat pelit diajak anak tersayangnya untuk naik helikopter. Awalnya si bapak tidak setuju karena harus bayar tapi karena sayang dengan anaknya ia pun setuju.

Setelah sampai di tempat heli, si pilot bilang “Naik bayar U$100, kalau anda bicara diatas nanti didenda U$500 tapi kalau anda tidak bicara sepatah katapun akan saya kasih U$1000.”

Setelah setuju dengan perjanjian tersebut, heli diterbangkan oleh pilot dengan cara manuver dan jungkir balik diatas. Setelah sampai mendarat si pilot bilang ke bapak pelit tadi, “Wah anda hebat, tidak bicara sepatah katapun.”

Si bapak bilang, “Sebenarnya saya mau bicara tadi, tapi takut didenda.” “Anda mau bilang apa?” tanya si pilot. “Anak saya jatuh,” jawab si Bapak.

Surat Ijin Tidak Masuk Sekolah

Supar sering tidak masuk sekolah tanpa alasan dan berita yang jelas, suatu hari di dimarahi oleh gurunya.

  • Guru : “Supar kalau kamu nggak masuk karena sakit atau halangan, kan kamu bisa kirim surat!”
  • Supar: “Dulu Supar pernah kirim surat tapi nggak pernah di balas-balas, jadi malas untuk buat surat lagi…”

Panggilan Buat Ibu

Dalam kelas baru murid sekolah dasar kelas 1. Seperti biasa terjadi kenal mengenal antara guru dan murid.

  • Guru : “Siapa nama kamu ?”
  • Murid : “Amelia”
  • Guru : “Kalau ibu kamu siapa ?”
  • Murid : “Mama ?”
  • Guru : “Maksud ibu, nama Ibu kamu ?”
  • Murid : “Iya , Mama.”
  • Guru : “Okelah, bagaimana Ayah kamu panggil Ibu kamu ?”
  • Murid : “Eh , monyet..”

Arti Mimpi

Pada saat bangun pagi seorang wanita berkata pada suaminya, “Tadi malam Aku bermimpi engkau memberi aku sebuah kalung berlian di hari Valentine ini. Bagaimana pendapatmu mengenai mimpiku itu?”.

“Engkau akan segera mengetahuinya malam ini juga, Sayang,” jawab suaminya. Malam itu si suami memberikan kepada istrinya sebungkus kado.

Dengan hati berdebar-debar penuh kebahagiaan sang istri membuka kado itu perlahan-lahan dan isi kado itu adalah sebuah buku yang berjudul: “Arti-arti Mimpi”.

Uang Kembalian

Kereta api berhenti di stasiun Karawang sebelum melanjutkan perjalanannya. Pak Urip menjulurkan kepala lewat jendela. Seorang anak kecil berdiri dekat jendela. “Jang, jang, jang ” panggilnya.

Anak itu mendekat. Pak Urip mengulurkan uang seribu rupiah, “Minta tolong di belikan dua potong roti, satu untuk kamu,” katanya. Si anak pergi namun lama baru kembali sambil mengunyah roti. Ia mengembalikan uang lima ratus rupiahnya.

“Pak, roti yang ini tinggal satu-satunya di warung. Jadi terpaksa saya beli. Kembaliannya ini buat Bapak,” katanya. Lalu ia sambil mengunyah roti pergi meninggalkan bapak Urip.


Cerita Lucu Konyol

Mabuk

Alkisah ada org yg tinggal d sisi kiri dan sisi kanan sungai, d sisi kiri pd makmur sedangkan d sisi kanan pd melarat. Krn kasian org kiri memberikan makanan, bensin dan menyebrangkan mobil ke sisi kanan. Org kanan yg menerima pemberian org kiri pun merasa senang sekali dan berpesta pora.

  • Kiri: “Oi, kanan gimana mkanan, bensin dan mobil yg ku kasih?”
  • Kanan: “Makasih ya, berkat pemberianmu kami berpesta pora. Tapi, emangnya km ada ngasih mobil?”

Org kiri pun bingung dan tersadar.

  • Kiri: “Bodo banget si luu, nyangkut tuh cepetan ambill.”

Org kanan menuju pun menuju tali penyebrangan

  • Kanan: “Sori deh, namanya nyangkut ya kita org ga sadar, Thanks ye”
  • Kiri: “Yoa, Bensinnya udah nyampe kan?”
  • Kanan: “oh, tnang ja. Dah nyampe dari tdi kok…. Ni lagi pesta sma makanan yg km kasih, gila pada mabuk ni orang”
  • Kiri: “woi, kanan, klian bleh melarat tp jangan bego dong…. Tu bensin buat mobil !!”

Org kanan kmdn mikir smbil ngangguk

  • Kanan: “oooooohhh, gitu?? Ternyata mobilnya mau ikutan mabuuuk sama kita2 disini”

Kepintaran seorang JONY

  • Polisi : Gimana kejadiannya, kamu menabrak 50 orang dalam suatu kecelakaan mobil!?
  • Jony : waktu ngendarain mobil, kecepatannya 95 km/jam. Waktu di pertigaan, baru nyadar kalo remnya blong, dibelokan kiri ada dua orang pria, sedangkan dikanan ada pesta ulang taun manula. Kalo bapak milih yang mana?
  • Polisi : mendingan ke kiri, korbannya bakalan lebih sedikit.
  • Jony : iya, saya juga mikir gitu pak!
  • Polisi : tapi kenapa orang yang sedang ngerayain ultah kena juga?
  • Jony : nah, masalahnya kan tadi saya milih nabrak dua orang pria yang dikiri. Eh, yang ketabrak cuman seorang, seorang lagi lari ke pesta ultah yang ada dikanan, ya udah..saya kejar sampe ke pesta ultah pak!
  • Polisi : :Huuuuhhhh Dasarrrrr Somplaxxxx

Sidang DPR

Suatu hari di salah satu ruangan di gedung MPR/DPR. Seorang anggota dewan yang baru diangkat, tampak masih canggung, lugu dan serba kikuk.

Rupanya dia wakil dari daerah dan belum pernah bekerja atau punya ruangan yang megah. Beberapa saat kemudian, ada yang mengetuk pintu ruangannya.

Setelah dibuka, berdiri dihadapannya 2 orang dengan kopor besar dan segulungan kabel. “Wah…, ini pasti wartawan TV yg mau mewawancarai aku…”, pikirnya dalam hati.

Agar tampak berwibawa dan membela rakyat, sambil melihat jam dan mengangkat telepon dia berkata: “Maaf tunggu sebentar, saat ini saya harus menghubungi ketua fraksi untuk melaporkan hasil-hasil sidang hari ini…”

Kemudian selama beberapa puluh menit dia menelpon dan terlibat pembicaraan tingkat tinggi, sambil sekali-sekali menyebut-nyebut ‘demi rakyat’ atau ‘kepentingan rakyat’ keras-keras. Setelah selesai sambil meletakan gagang telepon dia berkata pada dua orang tamunya tsb.

“Nah, sekarang wawancara bisa kita mulai…”

Kedua orang itu tampak bingung dan berpandangan satu sama lain. Akhirnya salah satunya berkata: “Maaf pak…, kami datang kesini mau memasang saluran telepon bapak…”

Refleksi Tahun Baru

Gak ada gunanya klo ditahun depan kita cuma ngelakuin hal yang sama, so..cepet ambil kertas dan mulai catat apa aja yang belum kamu lakukan di tahun ini trus tempel di lemari;

Gak ada bedanya klo ditahun depan kita hanya jadi orang yang sama, so..segera telpon pimpinan kamu kemudian bilang,”Pak saya mau naek pangkat!”;

Gak ada bagusnya klo ditahun depan kita tetep menggunakan wajah yang sama
so…..cari segera dokter ahli operasi plastik dan bilang,”Dok,saya mau ganti wajah jadi Brad Pitt !

Gak ada enaknya klo ditahun depan kita hanya bertemu dan bergaul dengan orang-orang yang sama, so..segera bicara dengan istri kamu, “Dik,aku boleh kawin lagi kan?”

Panjang Sekali

Poltak anak Medan sedang kuliah di Jogya, ia kesengsem sama Sulastri, gadis manis asal Solo. suatu hari Poltak mengajak pacarnya Sulastri jalan2 kliling kota dengan motor RX-Kingnya

Ditengah perjalanan mereka ngobrol, karena motor melaju cepat, sulastri mulai protes.

  • Sulastri: mas jangan kesusu….(jangan terlalu cepat)

Poltak diam saja karena dikiranya dia duduk terlalu dekat dengan Sulastri, makan dengan sopan Poltak bergeser maju sedikit ke depan agar gak terlalu dekat dengan dada Sulastri. namun motor tetap saja melaju kencang

  • Sulastri: maaasss….. jangan kesusu tho…!!!(dengan logat jawa kental)

Poltak masih diam. tapi duduknya makin maju sampai ke tangki motor.

  • Sulastri: Mas ini, mbok ya jangan kesusuuuu…..

Poltak hilang kesabarannya, badannya makin maju sampai mepet stang motor, dan keluarlah logat bataknya…

  • Poltak: bahhh…. panjang benar susu kau Lastriii….. heran abang…
  Cerita Cinta

Istri vs Suami

Sepasang suami istri sedang berada dalam mobil, menyusuri jalan. Dalam kota, dan saling mendiamkan karena beberapa menit lalu mereka baru saja beradu argurmen.

Tak lama, mereka melewati sebuah areal persawahan di mana banyak terapat kambing dan sapi yang sedang merumput. Si Suami menunjuk ke kawanan kambing dan sapi itu sambil berkata sinis kepada si Istri,”Saudara – saudara mu ya tuh?”

“Iya, jawab si Istri,”Saudara ipar.”

*Istri cerdas

Kejahatan Saat Tahun Baru

Hari ini adalah Tahun Baru dan hakim sedang dalam suasana hati yang gembira saat ia bertanya kepada tahanan,

  • “Anda dituntut karena tuduhan apa?”
  • “Melakukan belanja Tahun Baru terlalu awal”, jawab terdakwa.
  • “Itu bukan suatu pelanggaran”, kata hakim. “Seberapa awal anda melakukan belanja?”
  • “Sebelum toko dibuka Pak Hakim.”
  • “Lalu dimana letak salahnya Jaksa Penuntut???” tanya hakim itu

Jaksa Penuntut melongo dengan wajah tak percaya…

Suatu hari dalam hutan rimba

  • Monyet: “Tarzan…, kenapa sih engkau saja yang pakai celana? Kami semua tak pakai. Ada rahasia apa sih?”
  • Tarzan: “Nggak ada rahasia²an!”
  • Monyet: “Kita kan berkawan baik. Masak sama kita saja ada rahasia?”
  • Tarzan: “Aku bilang nggak ada…, ya nggak ada!”

Monyet sungguh enggak puas dengan jawaban Tarzan. Jadi dia pun ajak kawan² dia ke pondok Tarzan dan mengintai untuk mencari rahasia Tarzan.

Seperti biasa, sebelum mandi Tarzan mesti buka celananya (itulah satu²nya celana dia). Begitu lihat Tarzan yang b**il monyet² pun ketawa sampai sakit perut. Monyet berkata, “Pantesan saja dia pakai celana. Rupanya dia malu, sebab ekor dia ada di depan, pendek dan buntet lagi!!!”

Ganti Pakaian

Dalam Kompi C sebuah pasukan sudah berbulan-bulan bertugas di pedalaman Irian Jaya, sampai suatu ketika mereka dikumpulkan oleh sang komandan.

“Saya ada dua berita untuk kalian, berita bagus dan berita buruk. Berita bagusnya, hari ini pakaian dalam kita akan diganti…”

“Horeeee! Siap, komandan!” seru seluruh anggota pasukan dengan sukacita.

“Nah, sekarang berita buruknya. Bambang, ganti pakaian dalammu dengan punya Joko. Iwan, kamu ganti dengan punya Budi…”


Cerita Lucu Humor

Toilet Mampet

Seorang dokter baru pulang ke rumah tengah malam, dan mendapati toiletnya mampet. Dia berkata kepada istrinya,

  • “Bu cepat telpon pak Bejo tukang langganan kita”
  • “Jam 2 pagi mau telpon tukang? Yang bener aja Pak!”
  • “Lha emang apa salahnya? Bapak juga sering dipanggil pasien jam segini”

Jadilah si ibu menelpon sang tukang, yang dalam pembicaraannya rada kesel karena mesti datang jam segitu. Si Ibu langsung mengatakan hal yang sama,

  • “Khan bapak juga sering dipanggil tengah malam gak papa, kenapa pak Bejo marah2?”

Pukul 3:30 sang tukang tiba dengan mata merah. Sang dokter langsung mengantarnya ketoilet yang mampet itu. Si tukang mengambil 2 butir tablet dari sakunya, menjatuhkannya ke dalam toilet dan berkata,

  • “Kalau tidak ada perubahan, telepon saya nanti siang!”

Lomba

Pada suatu perlombaan panahan, ada 3 peserta yg mengikutinya.

  • Peserta I dari Inggris
  • Peserta II dari Amerika
  • Peserta III dari Indonesia

Peserta I dari Inggris menunjukkan kebolehannya dengan meletakkan semangka di atas kepala seseorang. Setelah diukur, dikeker, dilepaskanlah anak panahnya …… plesh……. ternyata semangkanya terbelah dua.

Clap, clap, clap …….. tepuk tangan para penonton. Dengan bangganya si Inggris berkata : I AM ROBIN HOOD !

Peserta II dari Amerika meletakkan jeruk di atas kepala seseorang. Plesh……., ternyata jeruk itu terbelah dua. Clap, clap, clap…. penonton bertambah kagum ….. Si Amerika berkata : I AM SUPER….. MAN

Peserta III membuat penonton menahan napas, karena dia meletakkan sebuah duku di atas kepala seseorang. Anak panah ditarik …., penonton terbelalak …….., plesh…. ternyata anak panah itu mengenai jidat orang itu dan matilah dia. Lalu si Indonesia berkata: I AM ………………… SORRY !

Pengalaman Pertama Supir Taxi

Setelah berjalan sekian lama, penumpang menepuk pundak sopir taksi untuk menanyakan sesuatu. Reaksinya sungguh tak terduga. Sopir taksi begitu terkejutnya sampai tak sengaja menginjak gas lebih dalam dan hampir saja menabrak mobil lain. Akhirnya ia bisa menguasai kemudi dan menghentikan mobilnya di pinggir jalan.

  • “Tolong, jangan sekali-sekali melakukan itu lagi,” kata sopir taksi dengan wajah pucat dan menahan marah.
  • “Maaf, saya tidak bermaksud mengejutkan. Saya tidak mengira kalau menyentuh pundak saja bisa begitu mengejutkan Bapak.”
  • “Persoalannya begini, ini hari pertama saya jadi sopir taksi. Bapak juga merupakan penumpang pertama.”
  • “Oh begitu. Trus kok bisa kaget begitu?”
  • “Sebelumnya saya adalah sopir mobil jenazah.”

Halte Bis

Di suatu pagi terlihat 2 orang cowok SMA lagi ngobrol di halte sambil nungguin bus.. Didepan mereka seorang cewek cantik dengan menggunakan rok mini dan sepatu pantopel

  • Jono : “brader lo lihat cewek didepan kita itu ga??
  • Paidjo : “ya lihat lah emangnya gw katarak??”
  • Jono : “bukan itu maksud gw! lo percaya ngga kalau cewek itu ngga pake celana dalam??”
  • Paidjo : “jiah mana gw tau, orang dia pake rok!! ngga kelihatan lah”
  • Jono : “tuh lihat aja sepatunya banyak ketombenya”

Jangan Mencopet…

Ada seorang Arab nakal. Mendengar akhir-akhir ini para pencopet merajalela di bis-bis dan metromini, timbul ide kreatif untuk mengerjain pencopet-pencopet tersebut.

Dia pergi ke terminal Pulogadung untuk naik bis jurusan Cengkareng, si Arab sengaja pakai celana yang tidak punya kantong belakang dan kantong sampingnya sengaja dia bolongin, dan khusus hari ini tanpa celana dalam.

Belum lama bis berangkat dari Pulogadung, seorang copet mendekati si Arab, kelihatan ada sesuatu yang berharga di kantong samping si Arab. Begitu ada kesempatan bagus, si pencopet memasukkan tangannya ke kantong samping si Arab, eh …. an*nya si Arab kepegang.

Dengan santai si Arab menoleh ke si pencopet dan berkata: “Ente lepas ….. Ane teriak”. Terpaks si pencopet melakukan tugas baru sampai ke terminal Cengkareng…

Karyawan Minta Gaji

Seorang karyawan menghadap ke bosnya. Ia berkata dengan serius, “Bapak sebaiknya menaikkan gaji saya, sekarang juga.”

  • atasan; Apa alasannya?” tanya si bos dengan sinis tanpa menoleh sedikit pun
  • karyawan; Perlu Bapak ketahui, sekarang ini sudah ada lima perusahaan besar dan bonafid yang sedang mengejar-ngejar saya.”

kali ini si atasan menoleh. Dengan penasaran ia bertanya, “Oh, ya? Perusahaan apa saja itu?” tanyanya dengan nada cemas

  • karyawan; Citibank, PAM, PLN, TELKOM, dan terakhir BTN.”

gguuuubrakkkkk….%^&(*^%^$%

Anak SD Patah Hati

Si Jun adalah anak SD kelas satu……selain juara di kelasnya, dia cukup ganteng juga lah.

Dia punya satu teman sekolah namanya Clara….si Clara cantik dan manis.

Singkat cerita, si Jun jatuh hati sama si Clara…ternyata Clara juga punya hati ama si Jun.

Suatu hari, karena kagak tahan lagi si Jun berkatakepada si Clara, “Clara, kamu tahu aku suka kepadamu. Sayang kita masih kecil…..bila nanti kita udah dewasa, kita menikah ya…?!”

Dengan wajah yang memerah merona, si Clara menjawab “Jun, bukannya aku menolak….aku sih mau aja…Tapi dalam keluarga kami, kami hanya menikah sesama kerabat saja.

Paman menikah dengan bibi, kakek menikah dengan nenek, dan bahkan papa menikah dengan mama……kita kan bukan kerabat aku Jun jadi gak bisa menikah kita besok.”

Mendengar jawaban si Clara, si Jun tidak masuk satu minggu karena patah hati….

Bebas Parkir

Jono pergi ke sebuah supermarket untuk membeli perlengkapan rumah tangga dengan menaiki sepeda motor. Pada saat tiba di halaman supermarket tersebut, terlihat olehnya tulisan besar “BEBAS PARKIR”. “Wah enak nih” pikirnya.

Selesai membeli berbagai keperluan yang dibutuhkan dan membayarnya, dia kemudian pulang. Di halaman parkir minimarket itu, dia langsung menaiki motornya dan menyalakannya. Pada saat dia akan menjalankan sepeda motornya, tiba-tiba si tukang parkir berteriak,

  • “Mas, uang parkirnya mana?”. Merasa heran Jono tersebut balik bertanya,
  • “Lho pak, khan di sini bebas parkir, berarti tidak perlu bayar dong?”.

Si tukang parkir balik menjawab, “Lho memang betul mas di sini bebas parkir, sampeyan bisa parkir di sana, di sini, di depan sana, di sebelah kanan, kiri, terserah bebas kok. Cuma kalau pulang tetap harus bayar”.

Seorang calon pegawai baru tengah menghadapi sebuah tes interview.

Interviewer berkata, ” Selamat, anda telah berhasil menempuh semua tes yang kami adakan. Kini anda menghadapi tes terakhir, yakni tes interview. Kami akan mengajukan pertanyaan, Anda bisa memilih.


Cerita Lucu Random

Beda Keyakinan

Budi, seorang pemuda yang setelah sekian lama hidup sendiri menemukan Lina kekasih pujaan hatinya, tetapi pernikahan mereka tidak berlangsung lama karena perbedaan keyakinan.

  • Amir yang merupakan sahabat Budi mempertanyakan perihal penyebab perpisahan mereka.
  • Amir: Kenapa broo sampai kalian bercerai seperti ini, apa masalahnya?
  • Budi: Kita berbeda keyakinan bro, aku dah ngga tahan lagi.
  • Amir: Bukannya kalian seagama ya?
  • Budi: Memang…
  • Amir: Lantas kenapa sampai bercerai karena perbedaan keyakinan, apa yang dipermasalahkan?
  • Budi: Selama ini aku selalu yakin bahwa aku ini ganteng, tapi Lina tidak bisa menerima keyakinanku itu dan selalu mempermasalahkannya.
  • Amir: ?@#$%&*$W%^W&E*

  Cerita Rakyat

Cerita dari Manado

  • Sari: (ketakutan) Mak, mana Bapak?
  • Ibu: keluar kota, kenapa kau?!!
  • Sari: (dengan nada pelan) maaf ya, Mak. Kayaknya aku hamil, deh.
  • Ibu: (kaget). Apa?!! Apa kau bilang?!!
  • Sari: (gemetaran). Aku hamil, Mak.
  • Ibu: (marah-marah sambil geleng-geleng kepala) Hamil?!!!
  • Sari: Iya, hamil!!
  • Ibu : Aaaahh, gak mungkin! Kau bercanda sajalah! Pigi kau istirahat.
  • Sari: Tapi akhir-akhir ini, aku sering muntah-muntah, Mak.
  • Ibu: (rada cuek) Aaaahh. Palingan cuma masuk angin aja kau tuh. Pigi kau beli minyak angin sana. Nanti juga sembuh.
  • Sari: (tersedu-sedu) Hikss, hikss. Tapi kenapa pula sekarang aku suka makan yg asem-asem ya, Mak?!!
  • Ibu : (dengan kesal sambil teriak) Berhentilah kau mengkhayal SARIPUDIN!!! Mamak tempeleng kau nanti yaaa?!! Laki-laki mana pula bisa melahirkan!!!

Tragedi Kacang Mede

Bu Dedeh sebagai penduduk baru di komplek rumahnya, datang ke rumah tetangga sebelahnya yang dihuni oleh satu orang nenek-nenek.

  • Ibu Dedeh : “Permisi nek. Perkenalkan, nama saya Bu Dedeh. Saya penghuni baru rumah yang paling ujung itu.”Nenek : “Oh, tetangga baru ya! Mari…mari…masuk. Silakan duduk dulu.”
  • Ibu Dedeh : “Aduh enggak usah nek, cuman sebentar kok. Niatnya cuma mau mampir sebentar buat silaturahmi, malah jadi ngrepotin.”
  • Nenek: “Nggak apa-apa. Masuk aja!”

Di meja ruang tamu si nenek terdapat banyak sekali makanan kecil. Di tengah-tengah obrolan, Bu Dedeh sangat ingin mencicipi kacang mede yang ada di hadapannya.

  • Ibu Omas: “Wah, kacang medenya kayaknya enak nih, nek. Boleh saya cicipi, ya?”
  • Nenek: “Oh, iya…iya..boleh. Silahkan!”

Awalnya hanya beberapa buah kacang mede, Bu Dedeh sampai habis satu toples saking enaknya rasa dari kacang mede tersebut,

  • Ibu Dedeh: “Waduh, maaf nek. Kacang medenya sampai habis nih saya makan.”
  • Nenek: “Oh, nggak apa-apa Bu. Nenek juga nggak bisa makan. Maklum gigi nenek udah nggak kuat.

Jadi ceritanya nenek kan sering dikirimin sama cucu nenek coklat Metal Queen, tapi nenek cuma bisa jilatin coklatnya aja. Daripada kacang medenya kebuang, ya nenek kumpulin aja semua ke dalam toples itu. Kalau abis ya malah syukur, enggak kebuang.”

  • Bu Dedeh: %$^$

Nah, itu tadi kumpulan cerita lucu untuk menceriakan harimu.

Cowok Idaman

  • Cewek: Mas kerja dimana?
  • Cowok: Saya cuma usaha beberapa hotel bintang 4 dan 5 di Jakarta dan Bali.
  • Cewek: (WAW…Konglomerat pasti!). Mas tinggal dimana?
  • Cowok: Pondok Indah Bukit Golf.
  • Cewek: (WAW kereen. Rumah orang-orang “The Haves”). Pasti gede rumahnya yah?
  • Cowok: Ngga ah. Biasa aja kok. Cuma 3 Hektar.
  • Cewek: (Busett!) Pasti mobilnya banyak yah?Cowok: Sedikit kok. Cuma ada Ferrari, Jaguar, Mercedes, BMW, Mazda.
  • Cewek: (Wah cowok idaman gue nihh!!) Mas uda punya istri?
  • Cowok: Hmm, sampai saat ini belum tuh. Hehe.
  • Cewek: (Enak juga nih kalu gue bisa jadi bininya) Mas merokok?
  • Cowok: Tidak. Rokok itu tidak bagus untuk kesehatan tubuh.
  • Cewek: (Wah sehat nihh!) Mas suka minum-minuman keras?
  • Cowok: Tidak dong.
  • Cewek: (Gilee, Cool abissss!!) Mas suka maen judi??
  • Cowok: Nggak, ngapain juga judi? Ngabisin duit aja.
  • Cewek: (Ooohhh, So sweett) Mas suka dugem gitu nggak?
  • Cowok: Tidak tidak.
  • Cewek: (Iihh, sholeh banget nih cowok!) Mas udah naik haji?
  • Cowok: Yah, baru 3x dan umroh paling 6x.
  • Cewek: (Subhanallah, calon surgawi) Hobinya apa sih mas?
  • Cowok: BOHONGIN ORANG DAN KORUPSI HAHAHAHAHAHA.

Nemuin Dompet

Sepulang sekolah, Mukidi menemukan dompet di jalan menuju rumahnya. Dikarenakan Mukidi adalah anak yang jujur, dompet tersebut diantarkan ke alamat pemiliknya yang diketahui dari KTP yang berada dalam dompet. Ternyata dompet tersebut adalah milik Pak Haji Sobirin, tetangga sebelah rumahnya.

  • Mukidi: “Pak Haji, ini dompet bapak bukan?” tanya Mukidi sambil menunjukan dompet yang baru ditemuinya.
  • Pak Haji Sobirin:“Betul, itu dompet saya yang hilang. Saya cari di mana mana tidak ketemu. Kamu nemuinnya di mana?”
  • Mukidi: “Itu di bawah pohon mangga, depan rumah Pak Hakim.”

Setelah diterima dengan wajah gembira, dompet itu dibuka oleh Pak Haji Sobirin. Tidak ada yang hilang dan uangnya masih utuh 100.000. Namun entah kenapa wajah Pak Haji terlihat bingung.

  • Pak Haji Sobirin: “Tidak ada yang hilang, tapi….?
  • Mukidi: “Tapi kenapa, Pak Haji?”
  • Pak Haji Sobirin: “Tadinya uang saya itu 100.000 satu lembar.Kok sekarang jadi 10.000 sepuluh lembar?”
  • Mukidi: “Oh itu…Tadi sebelum ke sini saya tukarkan di warung gado-gado Bi Ijah sama recehan. Soalnya kemarin saya juga nemuin dompet di jalan. Pas saya antar ke yang punya, saya nggak dapet persenan. Alasannya karena tidak ada uang receh. Jadi…”

Gara gara takut enggak dikasih bonus karena enggak ada receh, eh dia inisiatif nukerin sendiri uang di dompet itu.

Waktu Pelajaran Komputer

Terdapat sepasang sahabat karib, Rudi dan Dito, yang lagi belajar komputer bersama. Karena Rudi belum begitu familiar tentang penggunaan fitur fitur yang ada di komputer, dia meminta Dito mengajarinya.

  • Rudi: “To’ boleh nanya enggak? Fungsi dari tombol ENTER apa sih?”
  • Dito: “Kayaknya sih buat mempercepat jalannya program, Rud”
  • Rudi: “Hah? memepercepat gimana To’?”
  • Dito: “Ya kerjanya biar cepet Rud, kalau lama bukan ENTER namanya, tapi ENTAR…!!”
  • Rudi: “Hahahaha.. bisa aja loe. Boleh tanya lagi nggak? Aku kan udah masuk di internet, terus aku cari cari Facebook, kok nggak bisa terus yah? Kenapa kira-kira?
  • Dito: “Di depanya kata “Facebook” sudah di ketik “www” belum?”
  • Rudi: “Belum To. Emangnya musti ditulis ya?”Dito : “Ya iya dong!”
  • Rudi: “Emang apaan sih “www” itu??
  • Dito: “Ehmm…kasih tau ga yaaaa..? Ya pokoknya kalau mau masuk website ya harus ketik “www” dulu. Kalau ga salah, itu singkatan dari Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh”
  • Rudi: “Oooo gitu ya, To’?! Jadi harus salam dulu ternyata. Keren yah!”

Itulah gunanya sahabat. Seneng ya bareng, bodoh ya bareng juga. Mau jawabannya bener atau salah, penting kan si Dito udah beriktikad baik menjawab. Kalau bukan teman yang baik, dia pasti milih pura-pura pingsan biar nggak harus mikir keras.

Tukang Becak dan Kuntilanak

Pada suatu malam yang cukup dingin, seorang tukang becak sedang jengkel karena tidak dapat penumpang dari siang hari. Akhirnya, si tukang becak memutuskan untuk pulang saja.

Dalam perjalannya menuju ke rumah, tiba-tiba muncul seorang wanita berambut panjang memanggilnya. “Wah, penumpang nih,” pikir si tukang becak.

Akhirnya wanita itu naik.

Tukang becak: Mau kemana, Mbak?

“Jalan aja pak, nanti saya beritahu,” jawab wanita itu datar.

Ketika sampai di dekat kuburan, Tiba-tiba sang wanita menyuruh becak berhenti. “Stop, bang,” katanya.

Pada saat si wanita turun, tukang becak melihat ternyata kaki wanita berambut panjang itu tidak menapak ke tanah sehingga membuat si tukang becak berkata sambil mengigil : “Aaaa tidaaa Kuntilanaaaakkk..!”

Dengan spontan wanita itu melirik sinis ke arah si tukang becak : “Biarin…daripada lu tukang becak! eetddaahhhh!”


Cerita Lucu Pendek

Guru Kocak

Suatu hari saat jam pelajaran di dalam kelas.

  • Bu Guru: Rahmat, coba kamu sebutkan 10 binatang buas dalam waktu 5 detik!
  • Rahmat: Singa, Harimau, Elang, Ular, ehhmm….
  • Bu Guru: Habis waktu! Sekarang coba kamu Rani!
  • Rani: Ikan Hiu, Piranha, Dinosaurus, Kucing Garong, Keong Racun…
  • Bu Guru: Lelet kamu Ran! Sekarang coba Afika, sebutkan 10 binatang buas dalam waktu 5 detik!
  • Afika: 5 ekor harimau dan 5 ekor singa!
  • Bu Guru: Yaps, pinter, 100 buat kamu, Afika!

Salah Bertanya

Seorang polisi sedang bertanya kepada terdakwa, seorang istri yang melakukan penganiayaan terhadap suami.

  • Polisi : Apakah yang dikatakan oleh suami Anda pagi ini
  • Istri : Dia mengatakan, ‘sekarang sudah jam berapa Susan?
  • Polisi : Lalu mengapa Anda menjadi marah dan memukuli suami Anda karena pertanyaan itu.
  • Istri : Karena nama saya Wulan

Orang Berkaki Empat

Budi: Ani, coba tebak orang apa yang punya kaki empat?”

Ani: Orang lumpuh Bud…

Budi: Salah kamu…!

Ani: Orang aneh…

Budi: Salah laggiii…!

Ani: Orang apa sih emangnya?

Budi: Orang bilang sih kuda…!

Ani: Yeeeeeeeeee, dasar piring karedok!

Ditilang Polisi

Suatu hari ada operasi kendaraan bermotor yang dilakukan oleh polisi.

  • Polisi: Selamat siang, bisa tunjukan SIM Anda?
  • Cewek: Waduh hilang Pak
  • Polisi: Hah, hilang ke mana?
  • Cewek: “Ndak tau, Pak. Sekarang suka ngilang-ngilang gak ada kabar. Mungkin udah bosan. Hiks hiks”

Satu Pesawat

Tadi waktu di dalam pesawat disapa bapak-bapak yang duduk di samping:

  • Bapak-bapak: Mau ke mana, dek?
  • Aku: Surabaya, Pak
  • Bapak-Bapak: Laah, saama tujuan kita yaa
  • Aku: Loh lahyaa, iya kan kita satu pesawat, Pak.

Anak Kreatif

Agung : Ma, tadi di sekolah Agung bisa jawab pertanyaan Bu Guru loh.

Mama : Oh ya? Hebat dong kamu. Itu baru anak mama. Memangnya Bu Guru tanya apa?

Agung : Bu Guru bertanya siapa yang kentut dan Agung jawab, saya Bu Guruuu…

Mama: ehhhmmmmm….

Cuma Kamu Satu-satunya

Seorang istri sedang merasa jengkel dengan suaminya.

  • Istri: “Kenapa sih kamu gak bilang dari dulu klo kamu semiskin ini haaahhh..?!”
  • Suami: “Aku kan udah bilang sayaanngg… Tapi, kamu aja yang gak denger & gak ngerti..!”
  • Istri: “Emang dulu kamu bilang apa ke aku?” (bertanya dengan penuh penasaran)
  • Suami: “Aku bilang, ‘Sayang, cuma kamu satu-satunya yang kumiliki dan kupunya di dunia ini..’Eh, kamunya malah jawab ‘so sweet’…”
  Cerita Motivasi

Istri: #!?!*’?”##!!’”?:”{:??::{ aarrgghhhh……

Foto di Dompet

Ada seorang suami yang di dalam dompetnya terdapat foto istrinya. Saat teman-temannya melihat, ia dipuji sebagai suami yang sangat baik.

Lalu, satu di antara temannya bertanya apa fungsinya membawa foto sang istri. Dia menjawab: “kalau aku punya permasalahan di kantor, aku selalu memandang foto itu, dan permasalahan yang dihadapi hilang begitu saja”.

“Wah alangkah berbahagianya kamu mempunyai istri seperti itu, bagaimana bisa begitu?” tanya teman-temannya.

Sang suami menjawab kembali: “Ya, kalau saya melihat foto istri saya, semua permasalahan apa pun di kantor, menjadi tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan permasalahan dengan dia!”

Cuci Motor

Tadi mau cuci motor. Di depan ada tulisan 24 jamSi abangnya nyamperin “neng nyuci?”

Aku bilang “Enggak bang. Di sini nyucinya kelamaan sampe 24 jam. Biasanya juga 1 jam. Kelamaan nunggu kalau gitu”

Hari Pertama Sekolah

Hari pertama sekolah, Ucok terlambat, dan ditegur guru:

  • Guru: Kenapa kau terlambat. Ucok?
  • Ucok: Maaf, pak. Mamak sama bapakku tadi berkelahi.
  • Guru: Jadi kau tunggu sampai mereka selesai berkelahi?
  • Ucok: Aku nunggu sepatuku, Pak. Karena satu dipegang mamakku, yang satu dipegang bapakku”

Cerita Lucu Singkat

Satu Pesawat

Tadi di pesawat disapa bapak-bapak yang duduk di samping:

“Mau ke mana, dek?”

“Surabaya, pak”

“Wah, sama ya”

Lahh, iya kan kita satu pesawat, pak.

Update Status Dulu

Suka bingung dengan kids zaman now, mau sholat aja update status dulu.

“3 rakaat dulu”

“Ngaji dulu”

Emangnya malaikat Izrail akan komen “Sippp, gan”.

Kisah arti mimpi

Pada saat bangun pagi seorang wanita berkata pada suaminya, “Tadi malam Aku bermimpi engkau memberi aku sebuah kalung berlian di hari Valentine ini. Bagaimana pendapatmu mengenai mimpiku itu?”

“Engkau akan segera mengetahuinya malam ini juga, Sayang,” jawab suaminya. Malam itu si suami memberikan kepada isterinya sebungkus kado.

Dengan hati berdebar-debar penuh kebahagiaan sang istri membuka kado itu perlahan-lahan dan isi kado itu adalah sebuah buku yang berjudul, “Arti-arti Mimpi”.

Kelebihan wanita

Suatu saat seorang anak perempuan bertanya pada ibunya.

  • Anak: “Bu, apa sih kelebihan wanita itu?”
  • Ibu: “Ah, belum saatnya nak”
  • Anak: “Nggak mau nggak mau pokoknya jawab”
  • Ibu: “Nanti aja, kalo kamu udah kelas 6”
  • Anak: “Yaaaah ibu!”

Waktu berlalu, si anak sekarang sudah kelas 6. Tanpa diduga oleh si Ibu, anaknya menanyakan kembali kelebihan wanita.

  • Anak: “Seperti janji Ibu 2 tahun lalu, apa sih kelebihan wanita itu”
  • Ibu: “Ya, kayak kamu itu! Ngotot dan keras kepala”

brewok bapak

Selama beberapa tahun terakhir ini Pak Iwan membiarkan wajahnya ditumbuhi janggut, kumis dan cambang yang lebat. Pada suatu hari, semua itu dicukurnya habis.

Sepulangnya dari tukang pangkas, dia melihat puteranya sedang bermain di depan rumah. Dia ingin tahu, apakah putranya masih mengenalnya dalam keadaan klimis seperti itu. Karena itu, dia bertanya pada puteranya, di mana rumah Pak Iwan.

Dengan ketakutan, anaknya berlari masuk ke dalam rumah, “Bu, Bapak telah mencukur brewoknya, dan kini jadi lupa di mana rumah kita!”

Contoh nama hewan

  • Guru: “Murid-murid, coba berikan contoh nama hewan!”
  • Murid: “Gajah”
  • Guru: “Sekarang coba berikan contoh nama hewan lainnya.”

Ramalan untuk katak

Seekor katak pergi menemui seorang peramal untuk mengetahui apakah dia beruntung dalam urusan asmara atau tidak. Peramal itu kemudian membaca telapak tangan si katak dan berkata, “Aku mempunyai kabar baik dan kabar buruk. Mau dengar yang mana dulu?”

Si katak ingin mendengat kabar baiknya terlebih dulu.

Peramal pun berkata, “Kamu akan bertemu seorang gadis cantik. Dia akan tertarik padamu dan ingin mengetahui segala sesuatu tentang dirimu. Dia ingin kamu terbuka padanya dan memberikan hatimu padanya.”

“Wah, itu hebat!” kata si katak. “Tapi, apa kabar buruknya?” tanya katak.

Peramal pun menjawab, “Kamu akan bertemu dengannya di kelas biologi.”

Tidak batuk

Setelah minum obat khusus dari dokter, akhirnya pasien yang menderita batuk menahun itu meninggal dunia.

Keluarganya shock dan minta penjelasan dan tanggung jawab pada dokter.

Dengan santai dokter berkata “Lihat sisi positifnya, setidaknya sekarang ia sudah tidak batuk lagi”

Senyum

Dua orang sahabat sedang duduk-duduk di cafe.

Salah satunya berkata,”kamu tahu tidak cewek cantik disana selalu tersenyum-senyum kearahku,

lho” “Huu… masih untung dia Cuma senyum!

Tau gak, dulu waktu pertama kali liat wajahmu, aku hampir mati ketawa!”


Cerita Lucu Guru Dan Murid

Perkalian

  • Guru: Siapa yang bisa jawab, 5 kali 7 itu berapa, hayo?
  • Hentika: 35, Pak!
  • Guru: Aih, pinter banget! Kalau dibalik 7 kali 5 itu berapa, hayo?
  • Darmawan: 53, Pak!
  • Guru: …

Penjelajah Terkenal Dunia

[Pelajaran Sejarah]

  • Guru: Masih ingat ‘kan pelajaran Minggu kemarin? Tentang para penjelajah itu lho?!
  • Murid: Oh ingat, Bu!
  • Guru: Darmawan… Bisa enggak, kamu sebutin satu aja penjelajah dunia?
  • Darmawan: (mikir)
  • Guru: Ibu bantu dua nama, deh. Marco Polo sama Christopher Columbus. Nah siapa lagi penjelajah yang kamu tahu, Darmawan?
  • Darmawan: Dora, Bu.

Matahari atau bulan?

  • Guru: Hentika, kira-kira penting mana antara matahari dan bulan?
  • Hentika: Bulan atuh, Bu.
  • Guru: Emangnya kenapa?
  • Hentika: Bulan itu menerangi di malam hari, di waktu kita butuh cahaya. Kalau matahari mah menerangi di siang hari, di waktu kita enggak butuh cahaya.

Dodol Dari Mana?

  • Guru: Darmawan, bisa enggak kamu sebutin makanan khas Kuningan Jawa Barat?
  • Darmawan: Enggak tahu, Pak.
  • Guru: Oke… kalau dodol dari mana?
  • Darmawan: Dari tetanggaku yang pulang liburan, Pak.

Galak tapi Adil

Wali Kelas: Guru baru Bahasa Inggrisnya gimana, anak-anak?

Darmawan: Galak tapi adil, Pak.

Wali Kelas: Galak tapi adil gimana, maksudnya?

Hentika: Maksudnya Ibu Guru Bahasa Inggris itu galak, tapi galaknya ke semua anak, bukan cuma ke Darmawan, Pak.

Wali Kelas: …

Yang Tidak Mandi

Guru: Ayo siapa yang tadi pagi enggak mandi? Coba berdiri…

Hening…

Hentika lalu menggeser kursinya ke belakang, dan ia pun berdiri. Seisi kelas langsung tertawa. Suasana baru reda setelah guru menenangkan mereka.

Guru: Jadi kamu enggak mandi, Hentika?

Hentika: Err… mandi, Bu!

Guru: Lho, kalau kamu mandi, kenapa kamu berdiri?

Hentika: Err… daku enggak enak aja ngebiarin Ibu berdiri sendirian di depan kelas.

Indera

  • Guru: Indera apa yang membuat kita bisa melihat, Darmawan?
  • Darmawan: Kalau bagi daku sih mata. Tapi kalau bagi Bapak mah mata, hidung, sama telinga.
  • Guru: Lho, kok gitu?
  • Darmawan: Soalnya hidung sama telinga membantu memasangkan kacamata Bapak.

Alasan Meminum Air Putih

Guru: Banyak minum air putih itu bagus atau enggak, Darmawan?

Darmawan: Bagus, Pak.

Guru: Sip… nah kenapa kita harus minum air putih, Darmawan?

Darmawan: Soalnya kita emang enggak bisa memakannya, Pak, jadi harus diminum saja.

Ditandatangani Di mana?

  • Guru: Soal naskah proklamasi, di manakah naskah itu ditandangani, Darmawan?
  • Darmawan: Di bawah, Pak.
  • Guru: Di bawah? Di bawah apa?
  • Darmawan: Di bagian bawah, Pak. Berdekatan sama nama Pak Soekarno dan Pak Hatta.

Bukti Bumi Bulat

  • Guru: Bumi itu kotak apa bulat?
  • Murid: Bulat, Bu!
  • Guru: Nah, Hentika. Bisa kamu jelaskan bukti kalau bumi itu bulat?
  • Hentika: Apa? Daku enggak pernah bilang bumi itu bulat kok, Bu. Beneran! Bukan daku yang bilang…

Kabar Baik

Hentika: Hello, Bu. Daku punya kabar baik, lho!

Guru: Kabar baik apa?

Hentika: Inget enggak janji Ibu, kalau nilai Bahasa Inggrisku 100, daku bakal dapet hadiah 100 ribu?

Guru: Tentu Ibu ingat!

Hentika: Nah, tenang aja, Bu. Sekarang Ibu enggak perlu ngeluarin uang 100 ribu buatku.


Cerita Lucu Tentang Binatang

Kambing Hanibal

Seekor kambing jantan dan betina ada dikandang terpisah oleh pagar besi milik seorang saudagar kambing. Si kambing jantan itu sedang naksir berat sama kambing betina dan dia ingin mengawini si betina tersebut,tapi apalah daya pagar tinggi membentang diantara mereka.

Kambing jantan bernama Hanibal dan betinanya bernama Rinrin, dan merekapun lalu berbicara berdua tentang sesuatu hal demi cinta mereka:

  • Hanibal : “Aku cinta kamu Rinrin.”
  • Rinrin : “Akupun juga cinta kamu, Hanibal…”
  • Hanibal : “Sayang ada pagar besi yang menghalangi cinta kita.”
  • Rinrin : “Kalau memang cinta,kamu harus lompat pagar sayang.”
  • Hanibal : “Baik kekasihku,aku akan melompat sekarang juga.”

Hanibal lalu ambil ancang ancang melompati pagar dari besi berujung lancip.Dan segera dia melompat ke kandang sebelah. Dan sesampainya di kandang sebelah,Hanibal meringis sakit:

  • Rinrin : “Akhirnya kamu berhasil juga Hanibal sayangku.”
  • Hanibal : “Kamu jangan panggil aku Hanibal lagi, cukup Hani…”
  • Rinrin : “Memang kenapa bisa begitu Hanibal…?”
  • Hanibal : “Itu karena “bal”ku nyangkut di ujung besi itu.”
  • Rinrin : “?????”
  Cerita Motivasi

Gajah Diet

Terjadi percakapan antara bapak gajah dan anak gajah.

  • Bapak: “Nak, ibumu sangat cantik. Bapak dulu berusaha dengan susah payah merebut hatinya, karena dia selalu jual mahal..”
  • Anak: “Aku juga cantik kan, Yah?”
  • Bapak: “Ya, iya dong, kamu mirip ibumu. Lalu, apa yang akan kamu lakukan gadis kecilku bila kamu sebesar ibumu?”
  • Anak: “Diet, Yah…”

Kura-Kura Memanjat Pohon

Seekor kura-kura kecil mulai memanjat sebuah pohon dengan perlahan-lahan.

Setelah selama berjam-jam mencoba, ia akhirnya sampai ke puncak, kemudian melompat sambil mengepakkan kaki-kakinya. Ia jatuh dengan keras ke tanah.

Setelah sadar, ia memanjat lagi, lompat lagi, dan jatuh lagi. Kura-kura itu terus mencoba, sementara sepasang burung di atas pohon mengamati kura-kura itu dengan penuh rasa iba.

Kemudian burung betina berkata kepada suaminya, “Sayang, saya rasa inilah saatnya untuk memberitahu kura-kura kecil kita kalau dia adalah anak adopsi.”

Harimau Bertemu Kucing

Di sebuah Kebun Binatang terlihat seekor Harimau besar tengah mengaum dahsyat, ketika itu tiba-tiba ia melihat seekor Kucing.

Sang Harimau mengejek jahat : “Hei kucing, badanmu kok kecil sekali!”

“Oh, aku baru saja sembuh dari sakit parah,” jawab kucing memelas.

Harimau : “Wah, kalau kamu nggak sakit, segede aku kali badannya ya!?”

Kelelawar Beda Jurusan dengan Tikus

Malam itu di sebuah got ada seekor ibu tikus dan seekor anak tikus, Mereka sedang mengobrol di pinggir got.

Anak tikus melihat seekor kelelawar terbang di atasnya dan kemudian bertanya pada ibu tikus.

“Ibu, apa itu yang di atas?”

Sang ibu tikus pun menjawab, “Ooo …, itu kelelawar namanya ….”

Si anak tikus pun bertanya lagi, “Kok wajahnya mirip kita?”

Sang ibu menjawab, “Sebenarnya kelelawar itu masih sebangsa dengan kita …, tapi dia ambil jurusan penerbangan…!!!”

Kuda Melihat Anak Zebra

Seekor anak Kuda di kebun binatang bertanya pada induknya sambil menunjuk ke kandang Zebra.

  • Anak Kuda : “Mak kenapa anak Kuda disana kok belang-belang, sedangkan aku nggak?”
  • Induk Kuda : “Oh, itu pasti karena bapaknya hidung belang.”

Penyakit Sapi Gila

Ada dua ekor sapi, berbincang-bincang melalui pagar antara ladang mereka.

Sapi pertama berkata, “Aku berkata kepadamu, penyakit sapi gila ini benar-benar sangat menakutkan. Katanya penyakit itu menyebar cepat. Aku mendengar itu menjangkiti beberapa sapi di peternakan Johnson.”

Sapi yang lain menjawab, “Saya tidak khawatir, hal itu tidak mempengaruhi ayam seperti kita.”

Kangguru Kabur dari Kandangnya

Seekor kangguru bisa keluar dari kandangnya di kebun binatang setiap hari. Mengetahui bahwa ia bisa melompat tinggi, para pengurus kebun binatang memasang pagar sepuluh kaki. Dia keluar pagi berikutnya, hanya namun jalan-jalan di sekitar kebun binatang.

Lalu mereka memasang pagar dua puluh kaki. Sekali lagi ia bisa keluar dari kandang. Ketika pagar itu empat puluh kaki tingginya, unta yang ada di samping kandang kanguru bertanya, “Seberapa tinggi Kamu pikir mereka akan membuatnya?”

Kanguru itu berkata, “Sekitar seribu kaki, kecuali seseorang mengunci pintu di malam hari!”

Anjing Menikmati Film

Seorang pria mengikuti seorang wanita ketika ia membawa seekor anjing pudel keluar dari bioskop.

Pria itu berhenti dan berkata, “Maaf mengganggu Anda, tapi aku tidak bisa membantu tetapi memberitahu bahwa anjing Anda benar-benar menikmati film tadi. Dia menangis di adegan tertentu, ia menjadi gugup di tempat duduknya di bagian membosankan, tetapi sebagian besar, ia tertawa seperti orang gila di bagian film yang lucu. Apakah Anda menemukan bahwa hal ini janggal?”

“Ya,” dia menjawab, “Saya merasa sangat janggal, karena dia di rumah membenci novel dari film itu!”

Matematika Kelinci

Guru menanyakan beberapa pertanyaan matematika kepada Harold.

  • Guru: “Jika Saya memberikan dua Kelinci, dan dua kelinci, dan dua kelinci, berapa kelinci yang engkau miliki?”
    Harold: “TUJUH!”
  • Guru: “Mari kita coba ini dengan cara lain. Jika saya memberikan dua botol pop, dan dua botol pop, dan dua botol pop, berapa banyak botol pop yang engkau miliki?”
  • Harold: “ENAM!”
  • Guru: “Bagus! Sekarang, jika saya memberikan dua Kelinci, dan dua kelinci, dan dua kelinci, berapa kelinci yang engkau miliki?”
  • Harold: “TUJUH!”
  • Guru: “Bagaimana sih engkau menghitung bahwa tiga kali dua kelinci adalah tujuh?”
  • Harold: “Saya sudah punya satu ekor kelinci di rumah.”

Malas Bikin Telur Besar

  • Bebek: “Yam, harga telurmu berapa sekarang di pasar?”
  • Ayam: “1150 rupiah bek, kalau telur kamu?”
  • Bebek: “1200, makannya kalau bikin telur yang besar biar harganya mahal…”
  • Ayam: “Males amat, beda 50 rupiah tapi jebol…”

Tikus Membunuh Anjing

Seorang pria masuk ke sebuah bar dan bertanya, “Apakah ada orang di sini yang memiliki Rottweiler di luar?”

“Ya, aku!” kata seorang biker, sambil berdiri, “Bagaimana?”

Pria itu berkata, “Begini, sepertinya ada tikus yang membunuhnya …”

“Apa yang kau bicarakan?!” kata biker serasa tidak percaya. “Bagaimana mungkin tikus kerdil kecil membunuh Rottweiler saya?”

Pria itu berkata, “Yah, tampaknya tikus itu terjebak di tenggorokan anjing Anda!”


Cerita Lucu Mukidi

Efek Kosmetik

Menjelang Idul Fitri Markonah tertarik membeli kosmetik mahal asli Paris bukan beli dari MLM seperti teman-temannya. Kosmetik ajaib yang lebih mahal dari Bobbi Brown, Stila, dan Mac menurut salesgirlnya memberi garansi, pemakainya akan tampil jauh lebih muda dari usianya.

Setelah berjam-jam duduk di depan meja rias, mengoleskan kosmetik ‘ajaib’ nya, dia bertanya kepada Mukidi, sang suami:

“Mas, sejujurnya berapa tahun kira-kira usiaku sekarang?”

Mukidi memandang lekat-lekat istrinya tercinta.

“Kalau dilihat dari kulitmu, usiamu 20 tahun; rambutmu, hm…18 tahun….penampilanmu; 25 tahun…”

“Ah mas Mukidi pasti cuman menggoda,” Markonah tersipu manja.

“Tunggu dulu sayang, saya ambil kalkulator….. saya jumlahkan dulu ya…..”

Bu Markonah

Cak Mukidi ke pasar, mau kulineran rujak cingur yang penjualnya ibu-ibu asal Madura bertubuh montok bernama Bu Markonah.

“Buk, rujak satu, berapa?” tanya Cak Mukidi.

“Sepoloh rebu..cak..,” kata Bu Markonah.

Selesai dibungkus, Cak Mukidi bayar dengan uang Rp 20.000. Markonah bilang, “Cak… tangan saya lagi belepotan, kembaliannya ambil sendiri di sini ya,” kata Markonah sambil menunjuk belahan dada atas.

Tanpa ragu-ragu Cak Mukidi merogoh karena orang Madura memang biasa menaruh segala macem di sana pikirnya.“Nggak ada..Bu.” kata Cak Mukidi.

Buk Markonah kasih instruksi, “Lebih dalam lagi, terus, terus. Ke kanan, ke kiri.”

Cak Mukdi: “Nggak ada…Buk.”

“Ya sudah,” kata Buk Markonah.

“Lah terus mana kembalian saya????” tanya Cak Mukidi bingung.

Buk Markonah dengan enteng berkata, “Ongkos rogoh-rogoh sepoloh rebu Cak, sampeyan kira goh-rogoh nang njero kutang ku gratis.”

Mukidi hanya garuk-garuk kepala sambil nyengir mendengar Bu Markonah

Malu

Suatu hari DH, istri Mukidi bercerita pada suaminya.

Istri : “Mas tadi waktu aku buka BH di depan kaca yang di pinggir jendela …. Eeh nggak tahunya ada cowok ganteng lihatin aku terus……….”

Mukidi : “Terus apa yang kamu lakukan”?

Istri : “Aku malu bangeeeet mas, lalu aku tutupin aja muka aku pake BH”.

Mukidi : “Dasar dodollllll”

Istri : “Bukan dodol, Mas … Tapi aku malu”

Masih Salah

Wakijan sudah insyaf dan mulai rajin ngaji.

“Mas Wakijan, sholat Subuh ada berapa rakaat?” Ustad ngetes.

“4, ustad!”

“Mas Wakijan pulang dulu deh, cari jawaban yang benar.”

Di tengah jalan Wakijan ketemu Mukidi sahabatnya: “Di, menurut kamu sholat Subuh ada berapa rakaat?”

“Ya 2 lah.”

“Wah payah dah, mendingan lu pulang deh. Belajar lagi.”

“Emang kenapa?”

“Nah gue bilang 4 aja masih salah, apalagi 2?”

No Mecy

Mukidi melihat mbah Kartinem sedang kebingungan di kantor pos.

“Bisa saya bantu nek?”

“Tolong pasangin perangko sama tulis alamatnya nak.”

“Ada lagi nek?”

“Bisa bantuin tulis isi suratnya sekalian?” Mukidi mengangguk. Si mbah lalu mendiktekan surat sampai selesai.

“Cukup nek?”

“Satu lagi nak. Tolong di bawah ditulis: maaf tulisan nenek jelek.”

Aint No Kermit

“Mas tadi waktu bukber pada ketawa-tawa padaa ngomongin kodok apaan sih?” tanya Markonah.

“Dulu aku, Wakijan, Samingan sowan pernah ke rumah mbah Joyongablak nanyain masalah jodoh kami, jawab Mukidi: “pas kami mau pulang mbah Joyo bilang: kalau hati-hati di jalan jangan sampai ada yang menginjak kodok. Celakanya walaupun kami semua sudah berhati-hati, Wakijan nginjek kodok. Gak lama, Samingan juga nginjek kodok. Cuman aku yang berhasil sampai rumah tanpa nginjek kodok.”

“Memang kalau nginjek kodok kenapa?”

“Tadinya mereka berdua menjadi cemas, tapi lama kelamaan kata-kata mbah Joyo dianggap cuma takhayul saja. selang waktu 5 tahun kemudian setelah mereka menikah istri-istri mereka jelek-jelek dan bawel. Rupanya gara-gara nginjek kodok, kata-kata simbah terbukti. Kamu percaya gak?”

“Percaya sih mas, aku dulu juga nginjek kodok….

Safety

Siang hari Mukidi masuk ke warteg. “Assalamualaikum…” tidak ada sahutan, “mana yang punya warung nih?” Mas Asrawi pemilik warung menemui pelanggannya,

  Cerita Cinta

“Ya pak?”

“Mas, ini kan bulan Ramadhan, koq gak tutup?”

“Lha kalau tutup kan kami gak makan pak? Bagaimana karyawan saya?” jawab Asrawi (Asli orang Slawi).

“Yah tapi hormati dong orang yang lagi puasa. Ditutup layar dong, biar gak kelihatan dari luar.” Asrawi lalu mengambil spanduk bekas kampanye parpol untuk menutupi warungnya.

“Nah begitu kan lebih baik, jadi ada orang yang sedang makan nggak kelihatan dari luar sana” sahut Mukidi sambil duduk, “sekarang saya minta sayur, pakai ikan tongkol, nasinya separo aja….”

Istri Mukidi Pemalu

Suatu hari Markonah, istri Mukidi bercerita pada suaminya.

Markonah: “Mas tadi waktu aku buka BH di depan kaca yang di pinggir jendela. Eh ngga tahunya ada cowok ganteng lihatin aku terus.”

Mukidi: “Terus apa yang kamu lakukan?”

Markonah: “Aku malu banget mas, lalu aku tutupin aja muka aku pake BH.”

Mukidi: “Dasar dodol.”

Markonah: “Bukan dodol Mas. Tapi aku malu.”


Cerita Lucu Tentang Politik

Dia cuma penggantinya

Orang Madura terkenal dengan sifat fanatismenya, salah satunya bisa disimak dari cerita ( –yang sengaja dianekdotkan– ) berikut ini :
Ada orang Madura ditanya siapa Presiden Republik Indonesia :
P : “Siapa Presiden RI ?”
M : “Bung Karno ..!!”
P : (dengan heran bertanya lagi ) “Siapa presiden Indonesia ?”
M : “Soekarno …!!!”
P : “Lho koq bisa begitu…, khan Presiden RI sekarang Pak Harto ..?!?”
M : “Siapa bilang.., Pak Harto itu khan cuma PENGGANTINYA ..?!!?”

Jumlah politikus yang sering berbohong

Sebuah bis penuh dengan para politikus, keluar dari jalan dan menabrak sebuah pohon besar di ladang petani tua.

Setelah menyelidiki apa yang terjadi, petani tua itu menggali sebuah lubang dan mengubur mayat politikus-politikus itu.

Beberapa hari kemudian, seorang sherif lokal lewat dan bertanya kepada petani tua itu, “Apakah mereka semua mati?”

Petani tua itu menjawab, “Begini : beberapa dari mereka berkata, bahwa mereka belum mati. Tapi Anda ‘kan tahu betapa seringnya politikus itu berbohong.”

Hebat memancing

Semua orang tahu bahwa Soeharto punya hobby mancing. Semua orang juga tahu bahwa Soeharto kalau pergi memancing, pulangnya selalu membawa pulang ikan berukuran besar.

Beredar desas-desus bahwa sehari sebelum Soeharto mancing biasanya diterjunkan satuan IPAM dari Korps Marinir atas perintah Komandan Paspampres. Konon mereka ini, tanpa sepengetahuan Soeharto, mendapat tugas untuk memasang moncong ikan berukuran besar pada mata pancing milik Soeharto.

Tujuannya apa lagi kalau bukan untuk menyenangkan Soeharto. Terus terang banyak kalangan, termasuk sejumlah menteri dan Feisal, penasaran dengan kebenaran ini. Untuk mengecek kebenaran tersebut Feisal dengan sejumlah menteri lantas mengatur sebuah acara mancing bersama di sebuah kawasan di sekitar Kepulauan Seribu.

Kali ini Feisal secara khusus memanggil komandan marinir dan kepala staf angkatan laut. “Khusus kali ini saya tugaskan kalian agar menjaga wilayah perairan Kepulauan Seribu. Tolong jaga sebulan sebelumnya. Jangan sampai ada kapal lewat, atau seorangpun yang masuk ke air. Saya kali ini ingin mengecek apa Soeharto memang jago mancing,” kata Feisal.

Pada hari H berangkatlah Soeharto beserta Feisal dan sejumlah menteri. Tiba dikawasan yang telah dipilih, setiap orang lantas mengeluarkan pancingnya dan melempar kail. Teriakan pertama muncul dari Soeharto.

Rupanya pancingnya berhasil mengkait sebuah ikan besar. Begitu berkali-kali. Padahal Feisal sendiri seperti halnya Habibie cuma dapat ikan seukuran kepalan tangan. Malah Harmoko belum dapat apa-apa.

Akhirnya Feisal pun yang penasaran memberanikan diri mendekati Soeharto.
” Pak, terus terang kami kagum dengan kemampuan Bapak dalam hal memancing. Bisakah Bapak berikan rahasianya kepada kami,” ujar Feisal.
” Lho, kamu selama ini belum tahu toh. Ah itu kan gampang saja. Ini lho,” ujar Soeharto tersenyum sambil menarik mata kailnya dan menunjukkan sebuah plastik kecil bertuliskan ” pilih : Makan Kail, Ikut P-4, atau Ikut Pembekalan “.

Dia cuma penggantinya

Orang Madura terkenal dengan sifat fanatismenya, salah satunya bisa disimak dari cerita ( –yang sengaja dianekdotkan– ) berikut ini :
Ada orang Madura ditanya siapa Presiden Republik Indonesia :

  • P : “Siapa Presiden RI ?”
  • M : “Bung Karno ..!!”
  • P : (dengan heran bertanya lagi ) “Siapa presiden Indonesia ?”
  • M : “Soekarno …!!!”
  • P : “Lho koq bisa begitu…, khan Presiden RI sekarang Pak Harto ..?!?”
  • M : “Siapa bilang.., Pak Harto itu khan cuma PENGGANTINYA ..?!!?”

Salah ambil parasut

Dalam pesawat terbang dari Dili menuju Denpasar terdapat tiga penumpang.

Yang seorang adalah anggota pramuka dan pastor asal Timor Timur dan Harmoko. Tiba-tiba terdengar suara pilot lewat pengeras suara.

“Dalam beberapa detik pesawat kita akan jatuh. Sayang kita hanya punya tiga parasut. Saya akan mengambil satu, karena saya harus melaporkan kecelakaan yang melipatkan tokoh penting ini.”

Sang pilot pun langsung loncat. Melihat pilot dengan gesit meloncat, Harmoko buru-buru mengambil 1 sebuah parasut yang ada di dekatnya. “Saya perlu menyelamatkan diri,” ujar Harmoko, “Sebab saya bertugas memimpin Sidang Umum MPR untuk menggolkan Soeharto sebagai Presiden RI.” Harmoko pun langsung terjun nenyusul sang pilot.

Pastor pun menatap si pramuka kecil. “Nak,” ujar sang pastor, “Saya sudah puas menjalani kehidupan ini. Sedang kamu masih harus menjalaninya. Gunakanlah parasut ini. Semoga Tuhan menyertaimu, Nak.”

“Jangan bersedih, Pastor”‘ ujar si pramuka. “Kita masih punya dua parasut.

Yang diambil Pak Harmoko tadi adalah ransel saya.”

Jaman Presiden

Seorang bapak berumur setengah baya berkata,

“Hidup paling senang waktu jamannya soekarno dan soeharto. Jamannya Habibie, Gusdur dan Megawati hidup yang paling menyedihkan kurasakan.”
Seorang pemuda datang bertanya,

“Mengapa bapak katakan begitu. Nah kalau kamu mau tau dengar. Jamannya Soekarno aku masih anak-anak hidupku senang karena aku masih dimomong karo bapakku dan mbokku, Jamannya Soeharto hidupku senang karena jaman ini aku dikawinkan oleh bapakku tapi kalau jamannya Habibie, Gusdur dan Megawati

kesusahan selalu menerpa hidup, bayangin aku harus bekerja untuk menghidupi keluargaku isteri dan ke lima anakku, apalagi jaman sekarang, le..le cari yang haram aja susah tau !!!”

Rakyat lebih senang

Pada waktu krisis ekonomi mulai melanda Indonesia Soeharto menyempatkan diri berkeliling diatas seluruh Indonesia untuk melihat secara langsung penderitaan rakyat Indonesia. Dengan mengendarai pesawat pribadinya dan dengna ditemani sang putri tersayang Tutut, Soeharto mulai terbang mengelilingi Indonesia.

Dalam perjalanan tersebut Soeharto melihat memang rakyat banyak sekali yang menderita terutama di daerah terpencil, maka Soeharto merasa tergugah rasa ibanya dan iapun berkata kepada Tutut, nak gimana kalau kita terbang lebih rendah dan melemparkan banyak uang ada gambar Bapak kepada rakyat sehingga mereka bisa membeli makanan dan kebutuhan mereka yang lain, selain itu mereka akan selalu mengingat kebaikan bapak karena kan mereka melihat gambar bapak yang ada di uang tersebut.

Tutut hanya diam saja mendengar usul dari bapaknya tersebut.

Soeharto melihat hal tersebut berkata lagi kepada anaknya, “Jangan kuatir,

Tut, kan uang kita masih banyak utnuk kita sekeluarga, jadi walaupun kita bagikan beberapa ratus juta kita tidak akan kekurangan dan lagipula rakyat akan semakin mendukung Bapak sehingga kita akan memperoleh keuntungan yang lebih banyak dari yang kita keluarkan.”

Tutut masih diam bahkan ia mulai mengerutkan kening tanda berpikir. Soeharto melihat hal tersebut berkata,” Kenapa kamu masih ragu Tut.”

Tutut mulai berkata dengan pelan, “Tapi pak, kalau saya lihat, kayaknya… ” Soharto berkata,”kayaknya apa nak ?”

Tutut berkata dengan sangat hati-hati,”Kayaknya…, Rakyat akan lebih senang kalau…Bapak yang terjun kebawah …”

Pemerasan dari Bekas Teman Tidur

Cerita ini terjadi di kalangan angota dewan yang terhormat. Seorang anggota dewan pada suatu siang ditelepon oleh seorang perempuan suara di sana berkata,

  • “Selamat siang Bapak anggota dewan”, dari suarannya perempuan itu masih muda
  • “Siang, ini siapa yahh??” tanya angota dewan itu
  • “Saya Ane, yang pernah tidur bersama bapak waktu itu…”
  • “Hah???” terdengar penasaran
  • “Kalau bapak tidak ingin rahasia itu terbongkar bapak harus memberi saya uang tutup mulut…”
  • “Ok baiklah” jawab anggota dewan itu pasrah…

Kemudian dia berpikir di mana dia pernah meniduri wanita tersebut. Beberapa hari kemudian si anggota dewan itu menyerahkan sejumlah uang di suatu tempat yang telah ditentukan.

Tetapi setelah beberapa hari kemudian wanita itu menelepon lagi dan memintakan hal yang sama, dan anggota dewan yang terhormat itu mengabulkan lagi permintaannya tetap dengan penasaran. Setelah beberapa minggu kemudian wanita itu meminta lagi hal yang sama dengan ancaman yang sama.

Akhirnya dengan pasrahnya anggota dewan tersebut mengabulkannya tetapi pada akhir pembicaraan si anggota dewan bertanya lagi…

“Ok lah, aku kabulkan tapi jangan bikin penasaran gitu dong. Saya cuman mo tanya emangnya kita pernah tidur bersama dimana??”

Wanita itu menjawab dengan lembutnya, “Kita khan pernah tidur bersama pada waktu Pak HARTO membacakan pidatonya di GEDUNG DPR!”

*******

Demikianlah cerita lucu yang bisa dibagikan pada kesempatan kali ini. Semoga Kumpulan Cerita lucu Terbaru ini bisa menjadi sumber bacaan dan hiburan ringan untuk pembaca yang budiman. Terimakasih!

Leave a Comment